Tampilkan postingan dengan label Ramadhan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ramadhan. Tampilkan semua postingan

0 5 Menu Ideal Untuk Santap Sahur

Inilah Daftar Lima Menu Ideal Untuk Santap Sahur - Saat santap sahur sebaiknya kita memakan makanan yang sehat agar ibadah puasa ramadhn kita pada esok hari dapat berjalan dengan lancarl tampa maslah. Nah berikut ini ada beberapa menu santap sahur yang ideal mau tahu apa aja itu simak berikut ini.
5 Menu Ideal Untuk Santap Sahur
1. Sayuran hijau
Bayam, asparagus dan brokoli memiliki efek panas tinggi pada tubuh dan memiliki kepadatan kalori yang rendah. Ini berarti tidak mungkin disimpan sebagai cadangan lemak karena sebagian besar kalori yang dibakar masuk dalam proses pencernaan.Serat pada sayuran ini juga mengandung antioksidan, vitamin dan mineral yang membantu Anda merasa kenyang lebih lama.

2. Ikan
Ikan berlemak sehat seperti salmon, tuna, makarel, dan sarden mengandung asam Omega 3 tiga yang sangat tinggi. Bukan hanya mengenyangkan perut tetapi juga menurunkan tingkat kolesterol dalam darah serta melancarkan proses metabolisme.
Asam Omega-3 mengubah tingkat leptin – hormon yang secara langsung mempengaruhi metabolisme dan menentukan apakah kalori yang ada dibakar atau disimpan sebagai lemak. Sebaiknya olah ikan dengan dipanggang atau dikukus dan konsumsi bersama sayuran.

3. Susu rendah lemak
Susu skim, keju rendah lemak dan yogurt adalah sumber terbaik kalsium. Khasiat kalsium adalah untuk memecahkan sel-sel lemak. Sejumlah penelitian menunjukkan, jika kebutuhan kalsium tak terpenuhi, tubuh akan memproduksi calcitrol, hormon yang membuat lemak menumpuk dalam tubuh.

4. Apel
Kadar air dan serat yang tinggi adalah alasan Anda merasa kenyang setelah makan apel. Kulit apel juga mengandung serat pektin yang berfungsi sebagai penekan nafsu makan alami. Untuk menjaga berat badan dan tetap kenyang, makanlah apel dengan kulitnya setiap hari.

5. Kacang-kacangan
Kacang-kacangan tinggi akan serat dan sumber protein yang baik. Untuk mencerna membutuhkan waktu lebih lama, sehingga membuat Anda merasa kenyang untuk waktu lama pula. Protein memang memiliki “highest satiety index” (indeks yang menentukan berapa lama Anda merasa kenyang) daripada zat nutrisi lainnya.

Sumber
Rating Artikel : 5 Jumlah Voting : 99 Orang

0 Lima Hal Yang Nyebelin Pas Tarawih

Inilah Lima Hal Yang Nyebelin Pas Tarawih - Di bulan puasa, ternyata aja hal yang nyebelin. Misalnya aja pas tarawih, hal-hal nyebelin kayak godaan ngikut temen untuk bolos tarawih selalu aja ada. Dan pada akhirnya, ngikut juga bolos tarawih.
tarawih
Ada juga hal-hal lain yang nyebelin di saat lagi tarawih. Apa aja?

1. Diajak Suit Pas Takhiyat
Kalau lagi takhiyat, biasanya jari telunjuk kita nunjuk di tengah bacaan. Ternyata, hal itu biasanya dijadikan mainan sama temen kita. iya, misalnya pas kita lagi nunjuk, eh temen kita malah nunjuk pake jempol dan ngajak suit ke kita. al hasil, karena udah dijailin gitu, kita jadi pengen ketawa. Dan, batal deh! Tahu dijailin gitu mending gak usah nunjuk aja pas takhiyat, kasih aja langsung kelingking ke temen kita yang ngasih jempol tadi. Kalah deh dia!

2. Udah Wudhu, Dibatalin Temen Cewek
Udah khusyuk-khusyuk wudhu. Udah dingin-dingin kena air. Eh malah dibatalin sama temen cewek. Gimana gak kesel coba? Yang lebih ngeselin lagi, hari-hari biasa aja dicolek pada gak mau. Eh pas kita udah wudhu malah nyolek-nyolekin sambil ngebatalin.

3. Imamnya Baca Surat Panjang-panjang
Kalau mau tarawih, kita harus milih masjid yang bagus. Bagus di sini maksudnya yang salat tarawihnya cepet. Terus, yang imamnya selalu baca suratnya pendek-pendek. Kebayang dong kalau imamnya baca suratnya panjang-panjang dari awal sampai hatam Al-Qur’an? Wah kita bisa ketiduran pas lagi shalat.

4. Rakaat Tarawih Banyak
Selain milih mesjid yang imamnya suka baca surat yang pendek-pendek, dalam memilih mesjid untuk tarawih, jumlah rakaat juga perlu diperhatiin. Pilihlah mesjid yang kalau tarawih rakaatnya Cuma sebelas. Soalnya bisa nyebelin kalau rakaatnya 363 dalam satu malem, ngabisin rakaat sebulan dalam satu malem. Kan bisa gempor!

5. Pas Tarawih Gak Ketemu Sama Si Dia
Hal nyebelin lain yang sering muncul ketika tarawih adalah di mesjid gak ketemu si dia. Udah rapi-rapi dari rumah pake sarung sampe sorban. Eh si dia yang diharepin malah gak dateng. Duh, daripada terlalu berharap sama si dia, mending berharap pak ustad absen ke mesjid aja deh. Ups!


Sumber
Rating Artikel : 5
Jumlah Voting : 99 Orang

0 Foto Eksekusi Hukuman Mati Dr Soumokil Pimpinan RMS tahun 1960-an

Pakar sejarah mengatakan menemukan lokasi makam mantan Presiden Republik Maluku Selatan Dr Soumokil bak mencari jarum dalam jerami. Demikian disampaikan sejarawan Anhar Gonggong menanggapi desakan aktivis RMS di Belanda agar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menjelaskan keberadaan makam tersebut.

Tuntutan pencarian keberadaan makam “proklamator” Republik Maluku Selatan Dr Soumokil itu merupakan salah satu tuntutan yang diajukan John Presiden Republik Maluku Selatan di pengasingan, John Wattilete.

Menurut Anhar, keadaan 1960-an jauh berbeda dengan saat ini. “Jangan bayangkan seperti eksekusi terorisme yang disiarkan langsung di televisi,” kata sejarawan Universitas Indonesia ini, Kamis (7/10). Saat itu segalanya dilakukan tertutup dan tidak yang mempermasalahkan Hak Asasi Manusia.

Christian Robbert Steven Soumokil, lahir 1905, turut mendirikan Republik Maluku Selatan pada 25 April 1950. Sebulan kemudian lulusan Universitas Leiden Belanda ini menggantikan JH Manuhutu sebagai Presiden RMS.

Pada awal 1960-an, kata Anhar, Presiden Sukarno mengambil langkah keras terhadap gerakan-gerakan separatis. Di bawah pimpinan Kepala Staf Angkatan Darat Letnan Jenderal Abdul Haris Nasution, Jakarta memberangus pemberontakan yang muncul di Sumatera, Kalimantan, dan Jawa Barat. Tidak terkecuali RMS. “Pemimpin-pemimpin gerakan dieksekusi tanpa ada pengadilan,” katanya.

Hampir semua pemimpin gerakan tertangkap hidup, kecuali Abdul Qahhar Mudzakkar yang tewas saat kontak senjata pada 1965. Eksekusi dilakukan secara rahasia, sehingga tidak ada yang tahu lokasinya kecuali pasukan yang bertugas dan pimpinan di garis komandonya.

Nasib serupa dialami Dr Soumokil. Menurut Anhar, dia tertangkap di Maluku pada 1962 dan dieksekusi tanpa pengadilan tahun berikutnya. Versi lain, seperti dikutip dari Wikipedia, menyebutkan Soumokil tertangkap di Pulau Seram, 2 Desember 1963. April 1964, Pengadilan Militer menjatuhinya hukuman mati dan dilaksanakan pada 12 April 1966 di Pulau Obi, Utara Jakarta.

Pasca ekskusi, Anhar melanjutkan, sulit mengetahui nasib jenazah. “Selesai menembak, tugas pasukan selesai,” kata penulis biografi Qahhar Mudzakkar ini. Masyarakat hanya mengetahui informasi kematian pemimpin pemberontak dari media massa. “Itu pun sekedar ‘Dr Soumokil Sudah Tewas’, tidak pernah beritakan detil,” katanya.

Menurutnya, generasi tentara sekarang, termasuk Presiden Yudhoyono, tidak mungkin tahu letak makam Soumokil. Itu pun dengan catatan jenazah Soumokil dikuburkan. “Klaim di Pengadilan Belanda mengada-ada,” kata Anhar.


http://unik13.info/2010/10/galeri-foto-eksklusif-foto-eksekusi-hukuman-mati-dr-soumokil-pimpinan-rms-tahun-1960-an/

0 Alquran Kuno Bukti Sejarah Islam di Garut

Liputan6.com, Garut: Jejak peninggalan penyeberan agama Islam terlihat di Garut, Jawa Barat. Ini terbukti dengan adanya kita suci Alquran yang berusia lebih dari 300 tahun. Berbeda dengan biasa, Alquran dari Garut ini terbuat dari kulit kayu saeh. Sedangkan tinta hurufnya terbuat dari getah buah manggis.

Untuk sampai ke lokasi museum tempat penyimpanan Alquran kuno, kita harus terlebih dahulu menggunakan rakit. Sebab, Alquran tersimpan di musem yang lokasinya berada di tengah danau atau Situ Cangkuang--berada di Kampung Pulo, Desa Cangkuang, Kecamatan Leles.

Sampai di tengah danau, ada pulau yang terdapat bangunan museum. Nah, di dalam museum itulah tersimpan Alquran kuno. Selain Alquran, di dalam museum juga terdapat naskah ceramah Jum`at terpanjang di Indonesia. Naskah tersebut mempunyai panjang 1,67 meter. Terdapat pula kita ilmu fikih, tauhid, dan sunah yang rata-rata sudah berusia lebih 300 tahun.

Menurut Zaki Munawar, juru pemelihara Museum Cangkuang, kitab-kitab suci kuno yang terdapat di museum merupakan peninggalan Mbah Dalem Arif Muhamad yang hidup pada abad 17. Bukti-bukti peninggalan Mbah Dalem Arif Muhamad, selain menjadi saksi bisu penyebaran sejarah agama Islam pada masa lalu, juga menjadi daya tarik bagi masyarakat yang sengaja datang untuk mempelajari atau sekedar melihat-lihat kita suci dan peninggalan lain.(ULF)

sumber : liputan6.com

0 30 Kesempurnaan Dalam Puasa Ramadhan

  1. Makanlah sahur, sehingga membantu kekuatan fisikmu selama berpuasa; Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda : “Makan sahurlah kalian, sesungguhnya di dalam sahur itu terdapat berkah. ” HR.’Al-Bukhari dan Muslim)
  2. “Bantulah (kekuatan fisikmu) untuk berpuasa di siang hari dengan makan sahur, dan untuk shalat malam dengan tidur siang ” (HR. Ibnu Khuzaimah dalam Shahihnya)
  3. Akan lebih utama jika makan sahur itu diakhirkan waktunya, sehingga mengurangi rasa lapar dan haus. Hanya saja harus hati-hati, untuk itu hendaknya Anda telah berhenti dari makan dan minum beberapa menit sebelum terbit fajar, agar Anda tidak ragu-ragu.
  4. Segeralah berbuka jika matahari benar-benar telah tenggelam. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :
  5. “Manusia senantiasa dalam kebaikan, selama mereka menyegerakan berbuka dan mengakhirkan sahur . ” (HR. Al-Bukhari, I\luslim dan At-Tirmidz)
  6. Usahakan mandi dari hadats besar sebelum terbit fajar, agar bisa melakukan ibadah dalam keadaan suci.
  7. Manfaatkan bulan Ramadhan dengan sesuatu yang terbaik yang pernah diturunkan didalamnya, yakni membaca Al-Qur’anul Karim. Sesungguhnya Jibril ‘alaihis salam pada setiap malam di bulan Ramadhan selalu menemui Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam untuk membacakan Al-Qur’an baginya. (HR. AL-Bukhari dan Muslim dari Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhu).Dan pada diri Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam ada teladan yang baik bagi kita.
  8. Jagalah lisanmu dari berdusta, menggunjing, mengadu domba, mengolok-olok serta perkataan mengada-ada. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
  9. “Barangsiapa tidak meninggalkan pevkataan dan perbuatan dusta maka Allah tidak butuh terhadap puasanya dari makan dan minum.” (HR. Al-Bukhari)
  10. Hendaknya puasa tidak membuatmu keluar dari kebiasaan. Misalnya cepat marah dan emosi hanya karena sebab sepele, dengan dalih bahwa engkau sedang puasa. Sebaliknya, mestinya puasa membuat jiwamu tenang, tidak emosional. Dan jika Anda diuji dengan seorang yang jahil atau pengumpat, jangan Anda hadapi dia dengan perbuatan serupa. Nasihati dan tolaklah dengan cara yang lebih baik. Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
  11. “Puasa adalah perisai, bila suatu hari seseorang dari kama beupuasa, hendaknya ia tidak berkata buruk dan berteriak-teriak. Bila seseorang menghina atau mencacinya, hendaknya ia berkata ‘Sesungguhnya aku sedang puasa” (HR. Al- Bukhari, Muslim dan para penulis kitab Sunan)
  12. Harus lebih sabar, syukur, dan ihklas
  13. Ucapan itu dimaksudkanagar ia menahan diri dan tidak melayani orang yang mengumpatnya Di samping, juga mengingatkan agar ia menolak melakukan penghinaan dan caci-maki.
  14. Hendaknya Anda selesai dari puasa dengan membawa taqwa kepada Allah, takut dan bersyukur pada-Nya, serta senantiasa istiqamah dalam agama-Nya. Hasil yang baik itu hendaknya mengiringi Anda sepanjang tahun. Dan buah paling utama dari puasa adalah taqwa, sebab Allah berfirman : “Agar kamu bertaqwa. “(Al-Baqarah: 183)
  15. Jagalah dirimu dari berbagai syahwat (keinginan), bahkan meskipun halal bagimu. Hal itu agar tujuan puasa tercapai, dan mematahkan nafsu dari keinginan. Jabir bin Abdillah radhiallahu ‘anhu berkata : “Jika kamu berpuasa, hendaknya berpuasa pula pendengaranmu, penglihatanmu dan lisanmu dari dusta dan dosa-dosa, tinggalkan menyakiti tetangga, dan hendaknya kamu senantiasa bersikap tenang pada hari kama beupuasa jangan pula kamu jadikan hari berbukamu sama dengan hari kamu berpuasa.”
  16. Hendaknya makananmu dari yang halal. Jika kamu menahan diri dari yang haram pada selain bulan Ramadhan maka pada bulan Ramadhan lebih utama. Dan tidak ada gunanya engkau berpuasa dari yang halal, tetapi kamu berbuka dengan yang haram.
  17. Perbanyaklah bersedekah dan berbuat kebajikan. Dan hendaknya kamu lebih baik dan lebih banyak berbuat kebajikan kepada keluargamu dibanding pada selain bulan Ramadhan. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam adalah orang yang paring dermawan, dan beliau lebih dermawan ketika bulan Ramadhan.
  18. Ucapkanlah bismillah ketika kamu berbuka seraya berdo’a :”Ya Allah, karena-Mu aku berpuasa, dan atas rezki-Mu aku berbuka. Ya Allah terimalah daripadaku, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui “(44) (Lihat Mulhaq (bonus) Majalah Al WaLul Islami bulan Ramadhan, 1390 H.hlm.38-40.)
  19. Memperbanyak melakukan berbagai macam ibadah. Jibril’alaihis salam senantiasa membacakan Al-Qur’anul Karim untuk beliau pada bulan Ramadhan; beliau juga memperbanyak sedekah, kebajikan, membaca Al-Qur’anul Karim, shalat, dzikir, i’tikaf dan bahkan beliau mengkhususkan beberapa macam ibadah pada bulan Ramadhan, hal yang tidak beliau lakukan pada bulan-bulan lain.
  20. Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menyegerakan berbuka dan menganjurkan demikian, beliau makan sahur dan mengakhirkannya, serta menganjurkan dan memberi semangat orang lain untuk melakukan hal yang sama. Beliau menghimbau agar berbuka dengan kurma, jika tidak mendapatkannya maka dengan air.
  21. Nabi’shallallahu ‘alaihi wasallam melarang orang yang berpuasa dari ucapan keji dan caci-maki. Sebaliknya beliau memerintahkan agar ia mengatakan kepada orang yang mencacinya, “Sesungguhnya aku sedang puasa.”
  22. Jika beliau melakukan perjalanan di bulan Ramadhan, terkadang beliau meneruskan puasanya dan terkadang pula berbuka. Dan membiarkan para sahabatnya memilih antara berbuka atau puasa ketika dalam perjalanan. Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam pernah mendapatkan fajar dalam keadaan junub sehabis menggauli isterinya maka beliau segera mandi setelah terbit fajar dan tetap berpuasa.
  23. Termasuk petunjuk Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam adalah membebaskan dari qadha’ puasa bagi orang yang makan atau minum karena lupa, dan bahwasanya Allahlah yang memberinya makan dan minum.
  24. Dan dalam riwayat shahih disebutkan bahwa beliau bersiwak dalam keadaan puasa. Imam Ahmad meriwayatkan bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menuangkan air di atas kepalanya dalam keadaan puasa. Beliau juga melakukan istinsyaq (menghirup air ke dalam hidung) serta berkumur dalam keadaan puasa. Tetapi beliau melarang orang berpuasa melakukan istinsyaq secara berlebihan. (Lihat kitab Zaadul Ma’ad fi Hadyi Khairil ‘Ibaad, I/320-338 )
  25. Puasa yang disyari’atkan adalah puasanya anggota badan dari dosa-dosa, dan puasanya perut dari makan dan mimum. Sebagaimana makan dan minum membatalkan dan merusak puasa, demikian pula halnya dengan dosa-dosa, ia memangkas pahala puasa dan merusak buahnya, sehingga memposisikannya pada kedudukan orang yang tidak berpuasa.
  26. Karena itu, orang yang benar-benar berpuasa adalah orang yang puasa segenap anggota badannya dari melakukan dosa-dosa; lisannya berpuasa dari dusta, kekejian dan mengada-ada; perutnya berpuasa dari makan dan minum; kemaluannya berpuasa dari bersenggama.
  27. Bila berbicara, ia tidak berbicara dengan sesuatu yang menodai puasanya, bila melakukan suatu pekerjaan ia tidak melakukan sesuatu yang merusak puasanya. Ucapan yang keluar darinya selalu bermanfaat dan baik, demikian pula dengan amal perbuatannya. Ia laksana wangi minyak kesturi, yang tercium oleh orang yang bergaul dengan pembawa minyak tersebut. Itulah metafor (perumpamaan) bergaul dengan orang yang berpuasa, ia akan mengambil manfaat dari bergaul dengannya, aman dari kepalsuan, dusta, kejahatan dan kezhaliman.
  28. Dalam hadits riwayat Imam Ahmad disebutkan : “Dan sesungguhnya ban (mulut) orang puasa itu lebih harum di sisi AIlah daripada aroma minyak kesturi. “(HR. At-Tirmidzi dan ia berkata, hadits hasan shahih gharib).
  29. Inilah puasa yang disyari’atkan. Tidak sekedar nahan diri dari makan dan minum. Dalam sebuah menahan diri dari makan dan minum”. Dalam hadits shahih disebutkan : “Barangsiapa tidak meninggalkan perkataan dan perbuatan dusta serta kedunguan maka Allah tidak butuh terhadap puasanya dari makan dan minum .(HR. Al-Bukhari, Ahmad dan lainnya)
  30. Dalam hadits lain dikatakan : Betapa banyak orang puasa, bagian dari puasanya (hanya) lapar dan dahaga. ” (HR. Ahmad, hadits hasan shahih) (Dan ia menshahihkan hadits ini.)
 

Bucu-Bucu Copyright © 2011 - |- Template created by O Pregador - |- Powered by Blogger Templates