Tampilkan postingan dengan label TIPS OTOMOTIF. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TIPS OTOMOTIF. Tampilkan semua postingan

0 Agar Transmisi Mobil Tetap Awet

Transmisi Mobil
Trik Biar Transmisi Mobil Awet

Transmisi mobil merupakan salah satu poin penting di kendaraan. Namun sering kali pemilik menyepelekan yang satu ini. Yuk mari kita merawat transmisi. Caranya bagaimana?

Menyimak tips dari Daihatsu, penggantian oli transmisi harus dilakukan secara rutin sesuai buku service. Jika tidak dilakukan dengan rutin, tarikan mesin akan terasa berat dan dapat merusak komponen transmisi. Selain itu, penggantian oli transmisi menggunakan oli standar menjadi komponen tersendiri.

Penggantian oli sebaiknya menggunakan oli sesuai dengan spesifikasi yang disarankan di buku petunjuk untuk menjamin keawetan transmisi. Beberapa hal lain yang perlu diperhatkan terkait dengan transmisi meliputi pemeriksaan level secara berkala, pengecekan kebocoran, penggantian oli (pada transmisi otomatis).

Pemeriksaan level oli secara berkala ketika akan digunakan beraktivitas berguna untuk mengecek level standar oli. Kekurangan oli dapat menyebabkan kerusakan pada komponen transmisi mobil. Pada transmisi manual dan otomatis, pengecekan kebocoran oli berguna untuk mengetahui kondisi kendaraan. Kebocoran oli dapat menyebabkan berkurangnya atau habisnya level Oli yang menjadikan transmisi rusak.

Para pengguna mobil tentunya sudah terbiasa dengan penggunaan transmisi manual. Akan tetapi, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk menjaga kualitas komponen. Salah satunya adalah jangan membiasakan memasukkan gigi pada saat parkir. Hal tersebut merupakan tindakan tidak safety dan dapat merusak komponen transmisi. Selain itu, pada transmisi manual jangan membiasakan mendorong mobil pada saat aki soak, tetapi gunakan kabel jumper untuk menghidupkannya. Alasannya, kebiasaan menghidupkan mesin dengan didorong dapat merusak komponen transmisi manual.

Sedangkan untuk transmisi otomatis, berikut ini beberapa tips penggunaannya:
  1. Pada transmisi otomatis, posisi 1 atau L untuk tanjakan dan turunan curam.
  2. Pada transmisi otomatis, posisi 2 untuk tanjakan dan turunan tidak begitu curam.
  3. Pada transmisi otomatis, posisi 3 dan D sama, tetapi Over Drive berfungsi pada D.
  4. Over Drive O/D, digunakan dalam kecepatan tinggi dalam waktu lama, berfungsi untuk menurunkan putaran mesin sehingga dapat menurunkan konsumsi bahan bakar.
  5. Posisi P (Parking), digunakan pada saat kendaraan parkir, berfungsi untuk safety.
  6. Pada saat lampu merah, posisi D digeser ke N untuk safety dan merawat transmisi otomatis.
  7. Untuk kendaraan transmisi otomatis apabila mogok di jalan, direkomendasikan untuk menggunakan car carrier (digendong), untuk mencegah rusaknya transmisi otomatis.
oto.detik.com

0 Mengganti Kampas Rem Kendaraan Bermotor Sebaiknya Dilakukan Bertahap

Kampas Rem
Kampas Rem, komponen pada mobil atau sepeda motor yang sering menjadi aus. Penggantian kampas rem sebaiknya dilakukan secara bertahap, jangan bersamaan diganti semua. Majalah Otomotif Online | Mengganti Kampas Rem Kendaraan Bermotor Sebaiknya Dilakukan Bertahap.
Jangan Mengganti Kampas Rem Kendaraan Sekaligus

Mungkin di antara pembaca pernah merasakan perangkat rem mobil menjadi kurang menggigit, justru setelah melakukan penggantian seluruh kampas rem dengan yang baru. Sebenarnya kejadian ini sangat wajar sehingga Anda tak perlu panik.

Jika Anda perhatikan, umumnya kendaraan yang sudah menempuh ribuan kilometer memiliki cakram / piringan rem dengan permukaan yang sudah tidak rata lagi dan membentuk alur-alur teratur. Hal ini disebabkan keausan berlebihan di titik-titik tertentu akibat kotoran dan debu yang ikut terjepit di antara bidang gesek. Hal ini berlaku juga pada perangkat rem belakang yang umumnya menggunakan model teromol / drum.

Ketika kampas rem tipis dan diganti dengan yang baru, alur-alur pada piringan maupun drum membuat bidang gesek antara kampas rem dan piringan maupun drum menjadi tidak sempurna akibat celah-celah yang terbentuk akibat alur-alur tersebut. Hal inilah yang menyebabkan performa rem terasa merosot drastis.

Kondisi ini akan berangsur membaik dalam hitungan hari atau minggu, setelah kedua komponen yang bergesekan tersebut saling beradaptasi bentuk. Yaitu ketika alur yang membentuk tonjolan pada bidang cakram dan drum terkikis oleh gesekan kampas rem/brake pad/brake shoe, bersamaan dengan berubahnya permukaan kampas baru yang mengikuti alur pada bidang yang ia gesek.

Idealnya, sebelum mengganti kampas rem, periksa kerataan permukaan cakram / drum. Jika alur keausan terlalu ekstrem, sebaiknya ratakan dengan mesin bubut dengan catatan: ketebalan cakram masih dalam batas toleransi. Jika melewati batas, sebaiknya ganti cakram dengan yang baru demi keselamatan Anda sendiri.

Yang perlu diperhatikan: Sebaiknya jangan mengganti kampas rem pada saat yang bersamaan. Lakukan pergantian pada satu poros roda saja, misalnya pada roda depan terlebih dahulu atau roda belakang dulu, menyusul poros lainnya setelah performa rem yang sudah diganti tersebut kembali normal. Tujuannya, jika rem depan yang kita ganti baru turun performanya, setidaknya masih ada rem belakang yang masih berfungsi sempurna atau sebaliknya sehingga kendaraan tidak benar-benar kehilangan daya henti pada keempat rodanya.

Hal ini berlaku juga dengan kendaraan roda dua.

www.mediaindonesia.com

0 Tips mengganti ban lebar sepeda motor yang disarankan

Ban Lebar Sepeda Motor
Rumus Ganti Ban Lebar yang Pantas!

Lepas booming "ban cacing" dengan ukuran ceking, belakangan banyak pengendara sepeda motor bangga dengan ban oversize. Ironis! Tidak direkomendasikan, tetapi bisa menjadi tren.

Anggapan salah pun terjadi bahwa "semakin lebar tapak ban, daya cengkeramnya semakin kuat". Rumus ini benar untuk mobil. Jika diterapkan pada sepeda motor, ban itu harus diimbangi dengan pasanganya, yaitu pelek yang juga lebar. "Jangan mengganti bannya doang. Pelek juga harus dilebarkan agar ban tidak mengotak," ungkap Andre Halomoan, pemilik bengkel aksesori di Jalan Otista, Jakarta Timur.

Berangkat dari pembicaraan dengan Andre, kami beberkan tips yang aman dalam mengubah ukuran ban:
  1. Jangan pernah memasang ban lebar tanpa mengganti pelek yang sesuai. Jika dipaksakan, maka permukaan ban tidak menyentuh jalan secara maksimal. Kemungkinan, hanya bagian tengah. Dampaknya, daya cengkeram ban berkurang drastis.
  2. Perhatikan selisih ideal antara ukuran lebar ban dan pelek. Biasanya, naik dua tingkat. Misalnya, pelek standar lebarnya 2,75 inci, ban standar 3 inci. Maksimal untuk ukuran ban adalah 3,25 inchi atau setara 100/90. Lalu jika pelek 3,25 inci, maka ukuran ban maksimal 4 inci atau 120/70.
  3. Jika ukuran ban dan pelek sudah pas, maka perhatikan lebar lengan ayun (swing arm). Jangan memodifikasi lengan ayun standar. Lebih baik menggantinya dengan yang lebih lebar (dari limbah moge).
  4. Amati jarak bibir terluar ban dengan rantai. Jangan sampai ban sudah masuk ke lengan ayun, tetapi menempel di rantai. Ukur dahulu jarak ini sebelum menentukan ukuran ban yang akan dipakai.
  5. Ganti sproket roda belakang dengan ukuran lebih besar agar traksi tetap mantap!
otomotif.kompas.com

0 Fitur Cruise Control pada kendaraan bermotor

Cruise Control
Mengenal Fungsi Cruise Control pada Mobil

Teknologi pada kendaraan bermotor saat ini sudah semakin berkembang pesat. Teknologi tersebut dihadirkan guna memudahkan pengemudi dalam berkendara. Salah satunya adalah fitur cruise control. Fitur cruise control ini merupakan sistem elektrik yang berguna menjaga kecepatan kendaraan secara konstan. Ini membantu pengemudi menjaga kecepatan tanpa harus menginjak pedal gas saat berkendara jarak jauh.

Kendaraan yang disematkan fitur cruise control ini biasanya kendaraan dengan segmen menengah ke atas. Tombol cruise control umumnya ada di batang kemudi, atau berupa tuas di bawah kemudi. Bila pengendara berada di kecepatan 80 km/jam pada jalan bebas hambatan, dengan menghidupkan sistem cruise control kendaraan akan dengan otomatis berjalan secara konstan di kecepatan 80 km/jam. "Intinya cruise control itu agar kendaraan bisa flat menjaga kecepatan yang diinginkan. Ini berguna di jalan bebas hambatan dengan kepadatan lalu lintas yang sedang," kata GM Technical Service Division PT TAM, Dadi Handriadi.

Dadi menjelaskan, fitur cruise control bisa membuat penggunaan konsumsi bahan bakar semakin efisien karena putaran mesin yang stabil. "Sebenarnya sistem ini bisa membantu pengendara dalam menjaga kecepatan dan juga konsumsi bahan bakar yang bisa lebih efisien. Saat berada di kecepatan 100 km/jam, aktifkan sistem ini, maka mobil akan tetap berada di kecepatan tersebut," lanjut pria ramah penggemar aliran musik rock progresif ini.

Dengan hanya menginjak pedal rem atau pedal gas, maka aktivasi sistem cruise control akan dibatalkan dan modus berkendara menjadi normal kembali. Cruise control bekerja dengan membaca sensor kendaraan yang biasanya terdapat di driveshaftlas kopel, speedometer dan sensor di takometer.

autos.okezone.com

0 Mengenal jenis Accu / Aki mesin kendaraan bermotor

Accu Accumulator Aki
Serba-Serbi Aki

Accumulator atau yang akrab disebut accu / aki adalah salah satu komponen penting pada kendaraan bermotor. Selain berfungsi untuk menggerakkan motor starter, aki juga berperan sebagai penyimpan listrik dan sekaligus sebagai penstabil tegangan dan arus listrik kendaraan.

Aki terdiri dari beragam jenis:
- aki basah konvensional
- aki hybrid
- aki kalsium
- aki bebas perawatan/maintenance free (MF)
- aki sealed

Aki Basah
Hingga saat ini aki yang populer digunakan adalah aki model basah yang berisi cairan asam sulfat (H2SO4). Ciri utamanya memiliki lubang dengan penutup yang berfungsi untuk menambah air aki saat ia kekurangan akibat penguapan saat terjadi reaksi kimia antara sel dan air aki. Sel-selnya menggunakan bahan timbal (Pb). Kelemahan aki jenis ini adalah pemilik harus rajin memeriksa ketinggian level air aki secara rutin. Cairannya bersifat sangat korosif. Uap air aki mengandung hydrogen yang cukup rentan terbakar dan meledak jika terkena percikan api. Memiliki sifat self-discharge paling besar dibanding aki lain sehingga harus dilakukan penyetruman ulang saat ia didiamkan terlalu lama.

Accu Hybrid
Pada dasarnya aki hybrid tak jauh berbeda dengan aki basah. Bedanya terdapat pada material komponen sel aki. Pada aki hybrid selnya menggunakan low-antimonial pada sel (+) dan kalsium pada sel (-). Aki jenis ini memiliki performa dan sifat self-discharge yang lebih baik dari aki basah konvensional.

Accu Calcium
Kedua selnya, baik (+) maupun (-) mengunakan material kalsium. Aki jenis ini memiliki kemampuan lebih baik dibanding aki hybrid. Tingkat penguapannya pun lebih kecil dibanding aki basah konvensional.

Accu Bebas Perawatan / Maintenance Free (MF)
Aki jenis ini dikemas dalam desain khusus yang mampu menekan tingkat penguapan air aki. Uap aki yang terbentuk akan mengalami kondensasi sehingga kembali menjadi air murni yang menjaga level air aki selalu pada kondisi ideal sehingga tak lagi diperlukan pengisian air aki. Aki jenis ini biasanya terbuat dari basis jenis aki hybrid maupun aki kalsium.

Accu Sealed (aki tertutup)
Aki jenis ini selnya terbuat dari bahan kalsium yang disekat oleh jaring berisi bahan elektrolit berbentuk gel/selai. Dikemas dalam wadah tertutup rapat. Aki jenis ini kerap dijuluki sebagai aki kering. Sifat elektrolitnya memiliki kecepatan penyimpanan listrik yang lebih baik. Karena sel terbuat dari bahan kalsium, aki ini memiliki kemampuan penyimpanan listrik yang jauh lebih baik seperti pada aki jenis calsium pada umumnya. Pasalnya ia memiliki self-discharge yang sangat kecil sehingga aki sealed ini masih mampu melakukan start saat didiamkan dalam waktu cukup lama. Kemasannya yang tertutup rapat membuat aki jenis ini bebas ditempatkan dengan berbagai posisi tanpa khawatir tumpah. Namun karena wadahnya tertutup rapat pula aki seperti ini tidak tahan pada temperatur tinggi sehingga dibutuhkan penyekat panas tambahan jika ia diletakkan di ruang mesin.

www.mediaindonesia.com

0 Memanaskan mesin kendaraan, butuh waktu berapa lama?

Memanaskan Mesin Kendaraan
Seberapa Ideal Waktu untuk Memanaskan Mesin?

Memanaskan mesin sebelum kendaraan dijalankan merupakan salah satu ritual yang wajib dilakukan. Namun terkadang para pemilik kendaraan tetap mengacu kebiasaan para orang tua jaman dulu yang melakukan pemanasan mesin hingga terlalu lama.

Di jaman orang tua kita, mesin-mesin kendaraan umumnya terbuat dari besi sehingga proses pemanasannya membutuhkan waktu cukup lama. Namun hal itu akan menjadi pemborosan bahan bakar jika kita melakukan hal yang sama. Pasalnya, mesin-mesin kendaraan generasi baru umumnya menggunakan logam-logam campuran yang lebih cepat mengalirkan kalor sehingga tidak lagi dibutuhkan waktu pemanasan mesin terlalu lama. Hitungan satu menit saja sudah cukup untuk memberikan kesempatan pada mesin moderen untuk mencapai suhu kerjanya yang ideal.

Mamanaskan mesin dipagi hari bukan saja untuk memberikan kesempatan mesin mencapai suhu ideal, tetapi juga untuk memberikan kesempatan agar cairan pelumas menyebar secara efektif ke bagian komponen-komponen bergerak yang membutuhkan pelumasan.

Oleh karena itu, jika kendaraan didiamkan cukup lama dalam beberapa jam seperti saat di pagi hari, sebaiknya tidak memainkan putaran mesin untuk mempercepat pemanasan karena saat itu cairan pelumas belum sepenuhnya beredar ke seluruh pelosok mesin.

Setelah dihidupkan, biarkan mesin berputar dalam kondisi stasioner. Untuk menunggu pelumas bersirkulasi, Anda bisa memanfaatkan waktu yang terbuang dengan memeriksa kondisi kendaraan. Misalnya memeriksa tekanan angin, memeriksa lampu, cairan aki, rem dan komponen penting lainnya.

www.mediaindonesia.com

0 Knalpot Custom untuk tingkatkan tenaga sepeda motor

Knalpot Custom
Ganti Knalpot Custom, Tenaga Naik 1-2 PS

Kurang puas dengan suara atau bahkan performa yang dihasilkan knalpot sepeda motor standar, menggantinya dengan versi custom bisa jadi pilihan. Meski demikian, untuk melakukannya tidak bisa sembarangan. Ada tahapan dan teori ringan agar performa dan estetikanya tetap terjaga.

Menurut Indra, pemilik Doctor Muffler di kawasan Kalimalang, Jakarta Timur, jika ingin mengganti knalpot dengan versi custom, paling tidak harus mengerti tentang hubungan kapasitas mesin dan lubang knalpot. Suara yang dihasilkan pun bisa berbeda sesuai selera. Soal model, minta bentuk apa pun ”sang Doktor” siap menyediakannya. Biayanya tidak mahal, cukup Rp 1-5 juta, bergantung spesifikasi yang diminta.

Berikut tips pemasangannya:

  1. Paling simpel adalah menyesuaikan besaran kapasitas (CC) mesin dengan diameter lubang knalpot custom. Misalnya bebek 100 cc, diameter knalpot tak boleh lebih dari 1,25 inci. Untuk jenis sport 150 cc maksimal 1,5 inci. Jika berkapasitas 250 cc, diameter lubang yang cocok 2 inci. Diameter lubang ini akan menentukan suara dan performa motor.
  2. Saringan dalam knalpot juga menentukan performa. Jika terdapat benjolan-benjolan akan punya nafas lebih panjang (torsi kecil, nafas panjang). Jika saringan di dalam bentuknya polos sesuai diemeter lubang, motor akan punya tenaga lebih besar, tapi nafasnya lebih pendek.
  3. Suara yang dihasilkan bergantung pada bahan dan ketebalan glasswool. Semakin padat dan bahannya berkualitas, suara akan semakin bulat dan tidak berisik. Soal ini, kita bijak karena suara yang terlampau bising akan mengganggu orang lain dan kabarnya akan ditindak tegas. Batas kebisingan motor 80-175 cc adalah 83 Db, sedangkan batas suara knalpot motor di atas 175 cc adalah 80 Db.
  4. Jika khawatir menimbulkan dampak pada mesin, kita bisa memainkan pilot jet, spuyer, atau setelan lain di bagian karburator. Tapi pada umumnya, setelan jarang dilakukan karena efek negatif dari knalpot custom tidak begitu siginifikan untuk mesin.
  5. Perhatikan panjang "leher angsa". Ada hitungan khusus disesuaikan dengan spesifikasi mesin. Jika kepanjangan mesin jadi cepat panas. Kalau kependekan, tenaganya jadi berkurang.
Dengan perhitungan yang benar, knalpot custom biasanya mampu mendongkrak tenaga 1 PS, dan bisa didapat pada RPM lebih rendah. Artinya, akselerasi nambah, tanpa setel ulang karburator. Kalau disertai sedikit setelan, tenaga bisa naik dua kali lipat. Tapi jika ditambah porting cylinder head dan memainkan noken as, bakal lebih banyak tenaga yang menyembur.

Settingan suara dari semua knalpot yang dibuat tidak sampai memekakkan telinga alias lebih adem. Dengan mengganti knalpot custom, Indra mengklaim bahwa motor akan naik tenaganya hingga 1-2 PS. ”Knalpot mahal saja maksimal naik 0,8 dk. Kami bisa menaikkannya tanpa khawatir merusak motor,” ujarnya.

otomotif.kompas.com

0 Cara menggunakan rem sepeda motor dengan baik dan aman

Pengendara Sepeda Motor
Cara mengerem motor yang baik dan benar

Apa jadinya jika anda mengendarai motor dalam kecepatan tinggi dan ada mobil mendadak berhenti di depan? Jika anda tidak menguasai teknik rem yang baik dan benar, maka tak ayal anda dapat menabraknya. "Umumnya orang meremehkan 'ngerem' maunya ngebut saja, padahal yang paling sulit adalah 'ngerem'," kata Kepala Instruktur Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu ketika menjadi pembicara dalam pelatihan Forwot Safety Riding di Serpong, Tangerang, beberapa waktu lalu.

Jusri mengatakan semua produsen motor selalu mengembangkan sistem pengereman agar bekerja maksimal seperti sistem pengereman tromol,cakram hingga yang modern seperti Air Brake System (ABS) dan Brake Assist (BA). Hal itu karena sistem pengereman adalah faktor yang paling penting untuk sebuah sepeda motor. "Ada kesalahan kaprah, orang-orang berpikir motor akan langsung berhenti ketika direm. Padahal motor tidak akan berhenti seketika ketika pengendara menekan tuas rem. Jadi fungsi rem bukanlah menghentikan motor tapi menahan laju roda motor," katanya.

Motor tidak bisa langsung berhenti seketika dan kita harus memprediksi titik berhentinya motor dengan laju jalan. Sistem pengereman yang benar adalah berdasarkan jarak kecepatan sepeda motor. Jika sepeda motor berada di kecepatan 30 KM, maka pengendara harus menggunakan rem belakang bukan rem depan. "Dalam kecepatan lambat, rem belakang akan mengunci laju roda secara maksimal, rem belakang lebih dapat mengontrol," katanya.

Sebaliknya jika kecepatan motor tinggi vatau di atas 40 KM ke atas, maka pengendara harus mengkombinasikan rem depan dan belakang dengan komposisi rem depan lebih besar. Jika kecepatan 40-50 KM, maka perbandingannya 60 : 40, rem depan 60 persen dan rem belakang 40 persen. Jika kecepatan motor 50-70, komposisi rem depan 70 persen dan rem belakang 30 persen. Penggunaan rem depan biasanya digunakan di sirkuit yang membutuhkan kecepatan tinggi. "Pengeraman yang benar adalah tekan ruas rem - lepas, tekan - lepas, tekan lagi – lepas lagi dan seterusnya hingga motor berhenti. Jangan sampai menekan rem terus karena akan membuat rem terkunci," katanya.

Injak rem sebelum sepeda motor melewati jalanan berlubang atau tikungan. Jika jalanan dalam kondisi licin, pengereman sebaiknya dengan cara halus dan pelan-pelan.

otomotif.antaranews.com

0 Mengapa airbag pada mobil tidak mengembang saat terjadi kecelakaan?

Airbag
Mengenal Sistem Kerja Airbag

Fitur pengaman kantung udara merupakan peranti penting pada mobil saat ini. Kini di Indonesia mobil berharga mulai Rp 165 jutaan pun sudah mendapatkannya. Bagaimana sistem kerjanya dan apa yang menyebabkan airbag tidak mengembang?

Airbag yang selalu mengembang ketika mobil terjadi kecelakaan diakui mampu menghindari cedera serius pada si pengendara atau penumpang. Saat ini beberapa mobil dilengkapi dengan sistem kantung udara depan dan curtain shield (airbag samping di pilar). Tapi tahukah Anda jika peranti tersebut ternyata tidak selalu mengembang begitu mobil mengalami kecelakaan, alias perlu 'syarat dan ketentuan' yang menentukan kapan airbag itu harus mengembang. Jadi jangan kira airbag akan selalu mengembang.

Biasanya fitur tersebut memang akan mengembang jika mobil mengalami tabrakan dari depan. Soalnya sensor airbag yaitu akselerometer tepat berada di depan. Alat tersebut sangat sensitif dan bakal mengukur seberapa besar benturan dari depan. Namun sebaliknya jika mobil terjadi tabrak dari belakang, airbag tidak akan mengembang.

Selain itu yang membuat dual airbag tidak mengembang adalah ketika mobil terguling. Karena terguling besar kemungkinan dual airbag (kantung udara untuk di depan penumpang dan pengemudi) tidak akan mengembang karena sensor di depan tidak dapat melacak terjadinya kecelakaan.

Sementara itu airbag curtain shield dapat tidak mengembang jika kendaraan tertabrak dari samping pada sudut tertentu (seperti terjadi tabrakan di ban depan atau ban belakang). Faktor lainnya yang membuat airbag curtain shield tidak mengembung adalah tabrakan dari belakang, dan jika kendaraan terlibat kecelakaan keras pada kecepatan rendah. Sebab sensor curtain airbag (airbag samping) hanya membaca pergerakan pas di samping mobil dan bukan samping belakang mobil.

Untuk memastikan kerja airbag tetap sempurna, Anda harus menghubungi diler mobil terdekat. Pastikan jika fitur airbag Anda bekerja dengan baik. Dan jangan lupa tetap gunakan seat belt.

oto.detik.com

0 Agar sepeda motor matik bisa hemat BBM

Honda PCX 125
Mau Irit Motor Matiknya, Ikuti Petunjuk Ini

Sepeda motor matik terkenal karena tinggal membentot grip gas. Namun, anggapan boros juga tidak lekang di benak sebagian pemiliknya. Untuk itu, Handy Hariko selaku Senior Manager Tech Training Dept PT Astra Honda Motor punya trik-trik sederhana untuk mengatasinya.

1. Jangan panaskan mesin lama-lama
Memanaskan mesin sebenarnya sama saja membuang bahan bakar dalam kondisi kendaraan tidak digunakan. Tiga menit sudah cukup. Bahkan Handy berujar bahwa mesin zaman sekarang sebenarnya tidak perlu dipanas-panaskan. "Tujuan memanaskan mesin itu zaman dulu untuk mengalirkan oli karena bentuk mesin tegak. Sekarang mesin sudah rebah, dan oli ukuran sekarang rata-rata 10/30 sehingga kita jangan khawatir akan mengental jika tidak dipakai," urainya.

2. Ikuti irama mesin, jangan gas tiba-tiba
Ini biasanya terjadi karena kita tidak sabar. Rasanya, misalnya, ingin lekas-lekas menggeber gas selepas lampu merah. Padahal, akan lebih hemat jika tuas digas seirama atau perlahan-lahan sesuai tarikan mesin.

3. Perawatan mesin
Ini mengapa bengkel resmi menetapkan batas khusus kapan pengguna, khususnya sepeda motor matik, harus servis rutin (2.000 cc-2.500 cc). Jika kerja karburator, oli, dan lainnya baik, maka tarikan pada mesin pun tidak berat sehingga pengguna tidak merasa sepeda motornya kurang tenaga. Alih-alih memilih memuntir tuas gas lebih jauh dan alhasil muntahan bensin lebih banyak.

4. Rajin periksa tekanan angin ban
Jika ban kurang angin, otomatis gerak motor jadi lebih berat. Ini sama halnya dengan mesin yang tidak terawat dan membuat pengendara senewen ingin terus gas penuh karena merasa tenaga mesin kurang mantap.

otomotif.kompas.com

0 Terbalik pasang rotasi ban mobil bisa membahayakan berkendara

Ban Directional
Efek Memasang Ban Rotasi Terbalik

Untuk ban tipe directional dan asymmetrical terdapat aturan pemasangan dibanding simetris. Directional ditandai dengan penunjuk arah berbentuk panah, sementara asymmetrical memakai tulisan "outside" dan "inside". Terkadang ada pengguna yang secara sembrono menukar posisi dengan alasan bagian luarnya sudah habis. Lalu, apa efeknya jika hal tersebut dilakukan?
Berikut penjelasan dari Adang Supandi, Product Technical Senior Manager, PT Gajah Tunggal.

Bahaya Saat Hujan

"Langkah tersebut tidak dibenarkan terlebih saat melintas di lintasan yang basah. Karena dapat menyebabkan adanya aquaplanning berlebihan sehingga dapat menghilangkan stabilitas," jelas Adang. Apalagi, lanjutnya, kecepatan berada di atas 40 kpj. Sebab, kembangan ban sudah didesain untuk membuang air. Dengan kondisi terbalik maka fungsinya berubah menjadi menampung air. Akibatnya air akan berkumpul dan membentuk lapisan air antara ban dengan aspal.

Lain halnya ketika digunakan pada lintasan kering. "Efeknya, suara gesekan ban lebih berisik dan kembangan ban lebih cepat habis," papar Adang. Stabilitas, menurutnya tidak terlalu berpengaruh.

Kondisi Tertentu

Ada teori dari Chandra Alim, pebalap nasional, seputar rotasi berlawanan. "Kondisi rotasi di balik dapat membantu pengereman lebih pakem," ujar Chalim, sapaan akrabnya. Informasi tersebut didapat dari mekanik saat mengikuti Australian Touring Car Championship pada 1990-an.

Teori tersebut bisa dilakukan pada mobil penggerak belakang dengan tenaga yang besar. Itu pun hanya berlaku untuk ban depan saja. "Karena saat dibalik menimbulkan efek lebih mencengkram saat di rem. Dengan begitu jarak pengereman bisa lebih dekat," ungkap Chalim.

Tetapi, lanjutnya teori ini tidak berlaku untuk mobil gerak roda depan karena sebagai pusat traksi di mana tempat beban berkumpul. "Jangan sekali-sekali melakukan saat lintasan basah karena akan mengurangi stabilitas cukup besar dan bisa sangat berbahaya karena mobil kehilangan kontrol. Saya melakukan ini hanya untuk di lintasan balap, tidak di jalan raya," tegas Chalim.

otomotif.kompas.com

0 Arti kode pada velek dan ban kendaraan

Velek dan Ban Mobil
Apa Sih Makna Tulisan di Ban dan Velek?

Velek dan Ban merupakan komponen yang tidak terpisahkan saat kita ingin mendandani mobil kesayangan. Keduanya memiliki motif dan desain yang sangat beragam sehingga harus pandai-pandai memadupadankan dengan style kendaraan. Dalam memilih kedua komponen ini, kita harus mempertimbangkan tujuannya. Apakah untuk keperluan harian, kompetisi atau untuk kontes sebagai carshow. Semuanya harus serasi karena secara tidak langsung menunjukkan jati diri pemiliknya.

Pabrikan mobil umumnya memasangkan ban pada mobil produksinya dengan velek dan ban OEM (Original Equipment Manufacturer) sesuai dengan karakter mobil. Untuk mobil yang diproduksi masal biasanya menggunakan ban yang lebih ditujukan untuk kenyamanan. Selain menjunjung tinggi faktor kenyamanan, pemilihan pada mobil ban standar juga memperhatikan factor keselamatan dan faktor keawetan komponen kendaraan. Oleh karena itu kendaraan yang dijual dibekali ban yang berprofil tebal.

Berbeda dengan kendaraan-kendaraan sekelas Ferrari, Lamborghini, Porsche dan kendaraan eksotis lainnya yang dibuat untuk tujuan performa dan gaya hidup. Oleh karena itu ban dan velek yang digunakanpun rata-rata berukuran diameter besar dengan ban berprofil rendah alias ban tipis. Ban dengan spesifikasi tersebut ditujukan untuk mendapatkan traksi, akselerasi serta kelincahan bermanuver dengan faktor safety yang sangat tinggi untuk mengimbangi kemampuan kendaraan yang bersangkutan.

Karena Faktor kenyamanan berada pada urutan kesekian, maka jangan harap Anda mendapatkan kenyamanan pada kendaraan-kendaraan eksotis yang kami sebutkan di atas. Dan meskipun demikian kita tidak bisa menampik kalau kendaraan eksotis tadi sangat indah dipandang. Karena umumnya kendaraan dengan velek besar ini digunakan pada mobil-mobil 'mahal' itulah maka banyak para pemilik kendaraan menaikkan ukuran ban dan veleknya agar setidaknya mendekati tampilan mobil-mobil sport eksotis tersebut.

Namun sebelum melaksanakan niat itu, sebaiknya pahami dulu kode-kode yang ada pada ban. Dan yang perlu diperhatikan saat Anda ingin menaikkan diameter roda mobil kesayangan Anda, sebaiknya tidak lebih dari dua inci lebih besar dari ukuran standar OEM. Itu kalau Anda masih peduli faktor kenyamanannya. Misalnya jika mobil Anda saat ini menggunakan velek ukuran 16 inci, maka sebaiknya Anda melakukan pembesaran tidak lebih dari plus dua (+2) yaitu 18 inci.

Kode-kode pada ban

Misalnya ban berkode 215/65R15 89H. Angka '215' adalah lebar telapak ban dalam satuan ukuran milimeter. '65' (Aspek Rasio), adalah rasio/perbandingan antara ketebalan profil ban dengan lebar telapak ban. Angka 65 di sini mengisyaratkan tinggi/tebal ban adalah 65% dari lebar telapak ban. 'R' (konstruksi), adalah pola jalinan benang/kawat yang memperkuat konstruksi ban. 'R' disini berarti ban tersebut memiliki pola jalinan berpola radial. Jika 'B' berarti ban tersebut mempunyai konstruksi sabuk bias (bias belted). Untuk 'D' maka berarti konstruksinya adalah bias diagonal (diagonal bias). Angka 15 berikutnya adalah ukuran diameter rim/velek dalam satuan inci dan angka '89' mengisyaratkan beban maksimal (load index) yang diizinkan pada ban bersangkutan. Sesuai dengan standar industri ban maka kode tersebut memiliki kapasitas beban maksimal sebesar 580 kilogram di tiap ban.

Tabel load Index/ beban maksimal yang diizinkan:

86=530kg
87=545kg
88=560kg
89=580kg
90=600kg
91=615kg
92=630kg
93=650kg
94=670kg dan seterusnya.

Huruf "H" terakhir merupakan indikator kecepatan maksimal.

Tabel indikator kecepatan maksimal yang diizinkan:

G= 90km/jam
H= 210km/jam
J= 100km/jam
K= 110km/jam
L= 120km/jam
M= 130km/jam
N= 140km/jam
P= 150km/jam
Q= 160km/jam
R= 170km/jam
S= 180km/jam
T= 190km/jam
U= 200km/jam
V= 240km/jam
W= 270km/jam
Y= 300km/jam

Jadi ban berkode 215/65R15 89H adalah ban dengan lebar telapak 215mm, ketebalan ban dengan aspek rasio 65% x 215(mm) = 129(mm), berjenis radial dengan ukuran velek berdiameter 15 inci, mampu dibebani seberat 580 kg dengan batas kecepatan aman maksimal 210 km/jam.

Ada perbedaan kode simbol batas kecepatan pada sistem Eropa generasi lawas yang diberi kode 215/65 HR15 yang berarti lebar telapak 215 mm/aspek rasio 65, kecepatan maksimal 210 km/jam, jenis radial dan rim 15 inci.

TR=100 Km/jam.
HR=210 Km/jam.
VR=260 km/jam
ZR=340 km/jam.

Tulisan 'DOT' pada dinding ban, berarti ban tersebut telah memenuhi standar persyaratan dari Departement of Transportation (DOT) Amerika Serikat berdasarkan sistem Uniform Tire Quality System (UTQG) atau tiga jenis kemampuan/tingkatan ban, yaitu keawetan/jarak tempuh, daya cengkeram dan daya tahan terhadap temperatur. Inflation Pressures/Tekanan angin adalah batas maksimum yang diperbolehkan, tetapi belum tentu sesuai untuk jenis mobil Anda. Pakailah selalu tekanan angin yang dianjurkan produsen mobil yang dapat dilihat pada buku petunjuk/manual book.

Di samping kode-kode di atas, ada kode lainnya yang tak kalah penting. Dalam dunia off-road kerap kita mendengar ban berukuran 31 ban 33 dan lain sebagainya. Untuk ban off-road biasanya menggunakan kode sederhana seperti 31 x 10.50 R 15 6PR. Angka 31 adalah ukuran paling luar diameter ban dalam satuan inci, sementara 10.50 merupakan ukuran lebar ban dalam satuan inci, R adalah jenis ban Radial dan 6PR adalah 6 Ply Rating yaitu jumlah lapisan pola jalinan kawat atau benang di dalam ban yang dalam hal ini maksudnya 6 lapisan.

Kode-kode pada velek

Bahasa velek umumnya lebih sederhana dibanding bahasa ban. Sebagai contoh: Sebuah velek tertera kode 7 1/2 (7.5) x 17 kemudian 4/114.3 dan ET +40. Angka 7.5 pada rangkaian kode 7.5 x 17 merupakan lebar velek dalam satuan inci sementara angka 17 merupakan diameter velek dalam satuan inci. Arti angka 7.5 x 17 berarti velek memiliki lebar 7,5 inci dengan diameter 17 inci.
Rangkaian kode 4/114.3 merupakan kode untuk menunjukkan jumlah baut yaitu 4 baut dan 114.3 merupakan kode untuk PCD (Pitch Circle Diameter) yaitu diameter pola lingkaran posisi baut dalam satuan milimeter. Jadi jika ada kode 5/112, berarti velek tersebut memiliki 5 lubang baut dengan PCD 112 mm.

Kode ET merupakan ukuran offset velek. Velek memiliki dua bibir yaitu bibir luar dan bibir dalam. Jika dudukan baut velek berada tepat di tengah-tengah antara bibir luar dan bibir dalam (centerline) berarti velek memiliki offset 0. Posisi dudukan baut velek semakin ke arah luar berarti velek memiliki offset positif demikian pula sebaliknya jika posisi dudukan roda cenderung lebih ke arah dalam berarti negatif. Jadi jika pada velek tertulis ET +40 itu artinya posisi dudukan baut roda pada velek bergeser ke luar sejauh 40 mm.

Umumnya pemilik kendaraan jarang malakukan kesalahan dalam memilih ukuran ban dan velek serta ukuran PCD. Akan tetapi pemilik kerap lalai mengukur offset-nya hingga baru diketahui setelah ban dan velek siap dipasang atau bahkan setelah dipasang pada kendaraan. Kebanyakan problem yang timbul adalah mentoknya ban dengan komponen bodi kendaraan seperti pada bibir spakbor atau fender, piring dudukan pegas suspensi atau dinding apron maupun dinding rumah roda akibat melupakan faktor offset. Kalau sudah begini, biasanya pemilik menyiasatinya dengan menambahkan spacer agar ban tidak mentok. Namun perlu diingat bahwa penggunaan spacer membuat velek memiliki potensi bergeser dari posisinya karena tumpuan velek hanya bergantung pada ikatan baut-baut roda. Seharusnya velek menempel sempurna pada dudukan roda dan tertahan oleh tonjolan poros roda agar posisi roda tetap center pada dudukannya.

Yang tidak kalah pentingnya saat memasang velek, perhatikan lubang tengah velek dan tonjolan pada dudukan velek. Idealnya antara lubang tengah pada velek dan tonjolan hub roda harus masuk secara presisi. Jika Ada celah, sebaiknya Anda meminta ring tambahan untuk di pasang pada center hub roda untuk membantu velek tetap center terhadap poros roda.

www.mediaindonesia.com

0 Cara membuang air di filter solar mobil bermesin diesel

Filter Solar
Membuang Air di Filter Solar

Kualitas solar di Tanah Air sulit ditebak. Bahkan, beberapa ATPM yang memasarkan mobil bermesin diesel kerap melakukan survei dan menemukan banyak perbedaan kendati berasal dari satu merek. Perbedaan bisa dilihat langsung dari warnanya. Untuk menjaga agar mesin tidak rewel karena kualitas solar yang tidak merata itu, perlu perawatan secara teratur pada sistem bahan bakar. Bagian utama yang harus diperiksa adalah separator air (water separator).

Setiap mobil bermesin diesel dilengkapi indikator di panel instrumen untuk menunjukkan kondisi separator air. Berikut tips Teddy dari Bengkel Rev Engineering, tentang cara membuang air dari filter solar.

Lepas filter
Untuk mesin diesel yang sudah menggunakan teknologi common rail, lepas dulu selang masuk dan keluar solar dan soket sensor sebelum melepas separtor air dari tempatnya. Ingat posisi selang! Bila perlu letakkan terpisah agar tidak tertukar saat memasang kembali karena bentuknya sama. Sumbatlah selang dengan kain agar solar tidak berceceran. Hal yang sama juga dilakukan pada lubang di filter. Sebelum filter diangkat, perhatikan pengikatnya, ada yang menggunakan klip (bisa langsung dicabut) atau mur (dilepas dengan kunci pas atau ring).

Bersihkan
Cari tutup pembuangan air, yang biasanya terletak di bagian bawah. Untuk Toyota Innova, tutup berwarna kuning seperti penutup lubang bawah radiator untuk pembuangan. Buka dan keluarkan seluruh air dan solar yang ada di dalamnya sampai habis. Kalau Anda ingin tahu berapa banyak kadar air, tampung buangan tersebut, diamkan dan lihat komposisi airnya.

Pasang kembali
Diawali dengan memasukkan ke tempat semula sesuai posisi awal, dan pastikan bagian-bagian terpasang dengan benar. Kemudian, pasang selang masuk dan keluar, lalu kencangkan pengikatnya. Setelah itu, baru pasang soket.

Untuk diesel modern, sebelum mesin dinyalakan, diamkan dahulu beberapa saat di posisi ACC agar filter kembali terisi. Untuk model lama, harus dipompa terlebih dahulu (pompa tangan).

otomotif.kompas.com

0 Tips membeli sepeda motor besar (Moge) bekas

Suzuki Hayabusa
Tips Membeli Moge Bekas

Melihat tampilan seksi beragam motor besar seperti Ducati, Suzuki Hayabusa, Honda Fireblade atau Kawasaki ZX memang membuat air liur keluar. Namun, ketika membeli motor besar dalam kondisi bekas atau seken, faktor-faktor apa saja yang perlu kita perhatikan?

Direktur PT Putra Oentoro Motor Steven Oentoro yang mendirikan showroom moge bekas pertama di Indonesia yang dinamakan moto8, berbagi tips bagi para calon pembeli motor besar seken di tanah air. Menurut Steven, ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan sebelum sang calon mengeluarkan uangnya untuk membayar. "Faktor pertama tentu saja perhatikan mesinnya. Cara paling mudah, lihat apakah ada oli yang merembes dari blok tengah. Perhatikan apakah itu kebocoran karena blok mesinnya pernah pecah atau hanya karena gasket termakan usia. Perhatikan benar faktor ini," jelasnya.

Hal lain yang menurut Steven harus diperhatikan adalah kondisi rangka. Teliti kondisi rangka motor incaran kita itu dengan baik. "Sebisa mungkin cari motor yang rangkanya masih di cat original, karena kalau belum di cat ulang, bekas bengkok bisa ketahuan," imbuhnya lagi.

"Lalu soal elektrikal. 'Telanjangi' motor, lihat kabel-kabelnya masih bagus atau ada yang bekas di potong. Karena kalau bekas di potong biasanya sensor di motor suka error," papar Steven.

"Selanjutnya starter mesin. Perhatikan motor ketika distarter untuk mengetahui bahwa setelan mesin masih standard dan benar, untuk menstarter mesin tersebut gunakan saja tombol tombol starter tanpa di gas. Kalau mesin tersebut bisa idle, artinya mesin tersebut sehat (setelan benar), apabila harus digas, bisa disebabkan beberapa faktor antara lain: fuel mixture yang tidak benar, atau timing mesin yang salah, atau kompresi bocor," papar Steven panjang lebar.

Setelah semua hal tadi diperiksa, maka motor pun siap dites jalan. Untuk sesi pengetesan ini biasanya ada perjanjian kalau jatuh atau rusak karena kesalahan pengendara harus dibayarkan. "Sebelum resmi dibeli, kan harus test ride, nah test ride tersebut dilakukan untuk mencari tahu kekurangan motor tersebut apa. Kalau rantai atau ban, ya tergantung kondisi dan perjanjian. Yang terpenting adalah untuk mengecek sasis, lari ke kiri atau ke kanan tidak, bekas nabrak atau tidak," lugasnya.

"Terakhir, cek surat-surat kendaraan. Yang terbaik cek ke Samsat, bawa BPKB sama cek fisik, takutnya ada yang 'potong-tempel'. Cek nomor rangka dan nomor mesin sama atau tidak dengan yang di surat," tuntasnya.

oto.detik.com

0 8 bagian mobil yang perlu dirawat setelah perjalanan jauh

Ruang Mesin Mobil
Merawat mobil setelah perjalanan jauh

Mengendarai mobil dengan perjalanan jauh tentu saja akan membuat kondisi mobil tersebut menjadi jauh menurun. Diperlukan perawatan khusus pada mobil yang telah usai menempuh perjalanan antar kota atau antar daerah. Beberapa bagiannya mungkin perlu diperbaiki atau diganti agar mobil bisa kembali dikendarai dengan nyaman dan aman. Apa saja yang harus dilakukan pada mobil yang telah menempuh perjalanan yang sangat jauh? Seorang mekanik bernama Abdul Wahid memberikan saran-saran yang bagus untuk disimak dibawah ini.

Tak ubahnya tubuh manusia yang setelah bekerja keras perlu istirahat dan pemulihan stamina, mobil pun demikian. Setelah mengantarkan anda sekeluarga mudik ke kampung halaman tercinta, kendaraan juga perlu disegarkan kembali. Hanya, bagaimana cara pemulihan yang harus dilakukan? Bagian mana saja yang harus diperiksa atau diganti? Abdul Wahid, Kepala Mekanik Auto Mekanika, Parigi, Bintaro menyebut bagian yang wajib diperiksa selian mesin adalah komponen dibawah bodi seperti tie-rod, suspensi, serta rem. "Mesin tentu saja bekerja ekstra keras. Begitu pun bagian kaki-kaki, rem, kopling, dan beberapa komponen lainnya," papar dia.

Berikut beberapa bagian yang harus diperiksa, diperbaiki, atau bahkan diganti :

1. Peranti Pengereman

Selama menempuh perjalanan jauh biasanya pengemudi kerap melakukan pengereman dengan menginjak pedal rem dalam-dalam atau biasa disebut heavy braking. Karena itu, setelah kembali dari mudik, perangkat pertama yang perlu anda lihat adalah di sistem pengereman. Lakukan uji terhadap semua peranti rem mulai dari rem depan, belakang hingga rem parkir. Bila terasa kurang pakem, maka sebaiknya mengganti kanvas atau mintak rem. Pasalnya perangkat pengereman sangat vital untuk menunjang keamanan dan keselamatan berkendara.

2. Pelat Kopling

Kopling merupakan peranti untuk mengendalikan laju mobil, baik maju, mundur atau menambah dan mengurangi tingkat percepatannya. Bisa dibayangkan apa jadinya bila peranti ini tidak berfungsi sama sekali. Pelat kopling biasanya aus seiring dengan bertambahnya usia pemakaian. Tetapi bisa juga terjadi karena faktor pemakaian yang terus menerus tanpa henti dan cara penggunaan yang tidak sesuai kaidah.

Cara gampang untuk memastikan kopling masih bagus atau tidak adalah dengan menghidupkan mesin. Kemudian masukan transmisi ke posisi gigi dua atau tiga dan lepas pedal kopling secara perlahan, pada saat bersamaan injak pedal gas dan rem. Bila mesin langsung mati, berarti kopling masih bagus. Sebaliknya bila mesin masih hidup berarti terjadi slip di kanvas kopling. Upayakan untuk melakukan perbaikan atau bahkan menggantinya demi keamanan dan keselamatan saat berkendara.

Bila mobil anda bertransimisi otomatis, maka pastikan oli transmisi juga berkondisi baik. Bila anda ragu, sebaiknya mengganti dengan yang baru.

3. Oli dan Filter

Langkah selanjutnya yang perlu dilakukan adalah, memastikan kondisi oli atau minyak pelumas. Caranya, dengan melihat dari tongkat indikator oli yang ada di mesin. Pastikan jumlah oli tidak kurang dari batas bawah yang tertera di tongkat tersebut. Selain itu, teteskan sedikit oli di jari tangan anda dan gesek-gesekan di kedua jari anda. Bila cairan oli terasa pekat atau bahkan terasa ada butiran, maka gantilah oli tersebut. Pasalnya, oli memiliki fungsi yang sangat penting dalam memperlancar gerakan komponen di mesin.

Tak bisa dibayangkan apa jadinya, bila jumlah oli berkurang atau kotor dan menyebabkan komponen-komponen di dalam mesin macet tak terbergerak atau bahkan patah karena pelumasan tidak sempurna. Saat memeriksa dan mengganti oli itu sebaiknya anda juga memeriksa, membersihkan, atau bahkan bila perlu menggantinya. Seperti diketahui fungsi filter adalah menyaring partikel-partikel lain yang dapat mengganggu fungsi oli dalam melumasi komponen mesin.

4. Busi dan Saringan Udara

Kedua peranti itu terlihat sepele. Namun fungsinya sangat menentukan, busi misalnya berfungsi memantikan api listrik dalam proses pembakaran di ruang bakar mesin. Tanpa peranti itu, sudah pasti proses pembakaran tidak akan terjadi dan mesin mobil tidak bisa dihidupkan. Biasanya, busi mengalami penurunan kemampuan seiring dengan usia pemakaian. Tetapi bisa juga terjadi karena perjalanan jauh dan mobil melaju secara terus menerus, terlebih bila jalanan macet maka mesin juga bekerja ekstra keras. Karena itu sebaiknya anda mengganti busi itu agar performa mesin bagus. Begitu pula dengan saringan udara. Memang, bisa dibersihkan, namun bila anda tidak yakin, lebih baik menggantinya.

5. Cairan Radiator

Selama menempuh perjalanan jauh tentu mesin membutuhkan proses pendinginan yang ekstra pula. Disinilah, kerja radiator sebagai perangkat pendingin mesin sangat berperan. Di saat seperti itu, biasanya cairan coolant yang ada di radiator berkurang. Oleh karena itu, anda juga wajib memeriksa kondisi radiator. Buka tutup perangkat ini dan bila cairan berkurang segera tambahi. Bila tidak ada cairan coolant, anda boleh menambahkan air minum dalam kemasan. Namun sangat disarankan untuk mengganti cairan itu. Pasalnya, selama menempuh perjalanan jauh, cairan mendidih dan berekasi dengan sel-sel di dalam radiator. Pada saat mencapai titik didih tertinggi, bisa saja unsur-unsur yang ada di air atau cairan coolant bereaksi secara kimiawi dan membentuk partikel baru. Partikel itulah yang dikhatirkan merusak sel-sel radiator. Bila itu terjadi maka radiator juga tidak akan berfungsi secara optimal, kerugian yang harus anda tanggung pun semakin besar.

6. Bagian Kaki-kaki

Selama menempuh perjalanan mudik, bagian ini menyangga beban yang cukup berat sehingga kondisinya sangat rawan menurun. Terlebih bila jalanan yang anda lalui kurang bagus, banyak lubang, tanjakan, dan basah. Komponen yang wajib anda periksa atau diperbaiki, dan bila perlu diganti adalah tierod, ball joint, bushing arm, bearing, dan laker. Tanda bantalan roda sudah aus, saat mobil melaju menimbulkan suara mendengung yang makin lama makin keras. Bila anda mendapati suara seperti itu, maka segera ganti dengan yang baru. Pasalnya peranti ini berhubungan dengan kestabilan saat berkendara.

7. Periksa Ban

Berbarengan dengan pemeriksaan atau penggantian komponen di bagian kaki-kaki sebaiknya anda juga memeriksa kondisi ban. Pastikan baut roda masih kencang dan tidak membahayakan. Begitu pun dengan tekanan angin. Anda tidak perlu menggantinya bila kondisi masih bagus. Namun, satu hal yang wajib anda lakukan adalah melakukan spooring dan balancing roda. Pasalnya, ini tidak hanya berguna untuk menjaga kondisi ban agar tetap awet tetapi juga untuk menjaga kestabilan mobil saat dikemudikan.

8. Bersihkan Bodi dan Kabin

Melengkapi pemeriksaan, perbaikan, atau penggantian beberapa komponen tersebut sebaiknya anda juga membersihkan bagian eksterior atau bodi serta kolong mobil, maupun bagian interior. Anda bisa mencuci sendiri di rumah, namun untuk memastikan bagian kolong juga bersih sebaiknya membawa ke tukang cuci mobil. Kotoran yang menempel di bodi maupun kolong tidak hanya mengganggu tampilan tetapi juga berpotensi menjadi karat. Sedangkan bila anda membersihkan bagian interior jangan lupa membersihkan kisi-kisi peranti pendingin ruangan (AC), panel pintu dan lainnya.

Itulah beberapa cara yang bisa anda lakukan agar mobil anda kembali bugar setelah bekerja ekstra keras mengantarkan anda sekeluarga menuju kampung halaman untuk bersilaturahmi dengan handai taulan.

www.tempo.com

0 Membandingkan mobil bermesin diesel dan bensin

Mobil
Plus Minus Pakai Mobil Diesel atau Bensin

Dihadapkan keputusan untuk memilih mobil baru maupun bekas berbahan bakar solar dan bensin terkadang cukup menyulitkan. Keduanya memang memiliki kelebihan dan kekurangan. Keputusan itu akhirnya kembali pada kebutuhan Anda. Jika tidak terlalu memperhatikan aspek kenyaman, trend, dan penampilan maka mobil bersenin diesel adalah pilihan yang tepat, terlebih jika digunakan untuk armada operasional usaha. Tetap sebaliknya, bila ingin mendapatkan kenyaman gaya, serta akselerasi yang cepat pilihannya adalah kendaraan bermesin bensin.

Dari segi konsumsi bahan bakar mobil diesel cenderung lebih irit dan biaya operasionalnya lebih kecil ketimbang bensin. Tapi bukan berati mobil bermesin diesel tidak banyak kekurangannya. Berikut keunggulan dan kelemahan mesin diesel dan bensin:

Keunggulan Mobil Diesel
  • Untuk jarak tempuh yang jauh hanya membutuhkan sedikit konsumsi bahan bakar sehingga lebih efesien.
  • Secara umum mesin diesel memberikan torsi bawah lebih besar dan berguna untuk pengendara di jalan off road.
  • Berkendara dibawah siraman hujan lebat atau melintas di kondisi jalan yang banjir tidak perlu takut, karena ruang mesin diesel tidak komponen eletrikal seperti distributor atau kabel busi.
  • Bila rasio mesin bensin dibatasai oleh tekanan bensin dan udara. Pada mesin diesel tidak dibatasi karena yang dikompres hanyalah udara. Semakin tinggi kompresi mesin diesel maka tenaga akan bertambah dan sistem kerja mesin makin efisien.
  • Mesin diesel dikenal bandel. Bila dirawat dengan benar daya tahannya lebih lama daripada meisn bensin.
Kelemahan Mobil Diesel
  • Satu kelemahan yang paling dirasakan mobil diesel adalah suara mesin yang lebih berisik dibanding mesin bensin.
  • Injektor pada mesin diesel jika tercampur dengan air atau jenis partikel lainnya akan mudah bermasalah
  • Untuk akselerasi mesinnya memiliki respon lebih lambat dibandingkan mesin bensin. Namun kini, pabrikan sudah banyak mengaplikasi turbocharger untuk memperoleh tenaga spontan.
  • Beban pajak kendaraan bermotor diesel lebih tinggi dibandingkan mesin bensin. Karena kebanyakan cc mesinya lebih besar dengan rata-rata 2.000 cc ke atas.
  • Harga mobil diesel kondisi baru biasanya lebih mahal dibanding mesin bensin. Mobil diesel juga memiliki tingkat polusi cukup tinggi.
Keunggulan Mobil Bensin
  • Akselerasi mesin jauh lebih responsif dan tingkat polusi lebih rendah
  • Suara saat mesin dihidupkan hingga berakselerasi terdengar lebih halus.
  • Spesifikasi teknis mesin mudah dipahami sehingga dapat dengan mudah mengetahui gejala di komponen mesin jika terjadi kerusakan.
  • Pilihan mobil berbahan bakar bensin relatif banyak.
Kelemahan Mobil Bensin
  • Biasanya torsi maksimal mampu diperoleh pada tinggkat putaran mesin tinggi.
  • Mesin bensin lebih rentan terhadap air atau banjir, karena banyak komponen kelistrikan, busi, dan ECU.
  • Sifat bahan bakar bensin lebih mudah terbakar, ini menjadi berbahaya jika terdapat kebocoran pada selang bensin dan tangki bahan bakar.
  • Untuk beberapa tipe mobil tertentu mengharuskan menggunakan bahan bakar beroktan tinggi di atas 91. Jika memakai di bawah 91, akan mengalami gejala knocking dari mesin yang berdampak menurunnya performa mesin.
otomotif.vivanews.com

0 Cara menghemat bahan bakar mobil dalam perjalanan jauh

Mengisi Bahan Bakar Mobil
Ingin mobil irit bahan bakar saat mudik? Perhatikan cara ini.

Pada hari-hari tertentu, mungkin banyak diantara kita yang memutuskan mengendarai modil pribadi atau mobil sewaan, misalnya pada saat mudik Lebaran atau kebetulan sedang cuti kerja. Perjalanan yang akan ditempuh biasanya merupakan perjalanan yang panjang. Selain itu, pada saat menjelang dan beberapa hari setelah Lebaran, biasanya jalanan akan dipenuhi oleh mobil dan kendaraan bermotor lainnya. Jalanan jadi sering macet, itu sudah pasti. Kondisi seperti itu tentu saja akan membawa dampak terhadap konsumsi bahan bakar mobil Anda. Terlebih bila cara berkendara dan kondisi mesin mobil tidak mendukung usaha untuk menghemat bahan bakar. "Karena gaya berkendara yang salah, kondisi mesin yang menyebabkan proses pembakaran tidak sempurna, dan beban yang disangga mobil melebihi ambang batas merupakan penyebab borosnya konsumsi bahan bakar," ungkap Glori Hervianto, pebalap yang juga instruktur safety driving di sebuah perusahaan ban di tanah air.

Lalu, apa saja yang perlu kita perhatikan agar bisa lebih menghemat bahan bakar mobil saat harus menempuh perjalanan panjang? Glori menyebut ada empat hal yang wajib diperhatikan oleh calon pemudik yang menggunakan mobil sebelum menjalani prosesi kegiatan tahunan itu, agar mobil yang digunakan irit bahan bakar.

1. Jangan menghentak gas
Baik di jalanan macet maupun di saat jalanan lengang sebaiknya jangan menginjak pedal gas dengan menghentak bila ingin menambah kecepatan mobil. Sebab, pada saat gas dihentak maka bahan bakar yang dihisap dan masuk ke ruang bakar juga semakin banyak. "Padahal, putaran mesin belum tinggi. Walhasil, tidak semua bahan bakar yang masuk itu terbakar atau terbuang percuma. Ini tentu pemborosan," terang Glori. Sebaiknya anda menjaga gaya menginjak pedal gas secara halus dan konstan.

2. Sesuaikan posisi gigi dengan putaran mesin
Hal lain yang patut diingat agar mobil tetap irit bahan bakar adalah, sesuaikan posisi gigi dengan putaran mesin. Jangan memposisikan gigi di tingkat tinggi di saat putaran mesin rendah. Sebab, dengan posisi gigi tinggi di saat putaran mesin rendah sama halnya memaksa mesin untuk mendorong beban yang lebih berat. Bila hal itu terjadi maka tenaga yang butuhkan mesin juga semakin besar. Sementara untuk menghasilkan tenaga juga dibutuhkan bahan bakar lebih banyak. Sebaiknya rpm sesuai dengan spesifikasi kendaraan. "Dan untuk mengetahui berapa rpm masing-masing kendaraan lihat buku manual atau di brosur kendaraan. Disitu selalu dicantumkan berapa torsi maksimum dalam rpm," terang pria yang beberapa kali memenangi reli nasional itu.

3. Ikuti gaya elang terbang
Cara berkendara yang hemat bahan bakar adalah dengan meniru gaya elang di saat terbang. Seperti diketahui, elang yang terbang hanya beberapa kali saja mengibaskan sayapnya untuk mengayuh langkah maju. Setelah itu, burung ini hanya mengepakkan sayap dan mendiamkan sayap untuk tetap maju. "Cara seperti itu bisa ditiru untuk menghemat sedotan bahan bakar ke ruang bakar. Caranya, di saat mobil melaju di jalanan yang sedikit menurun lepaskan pedal gas dan injak pedal kopling, sehingga mobil tetap melaju kencang," ujar Glori.

4. Periksa emisi gas buang
Langkah ini dibutuhkan untuk memastikan apakah di mesin banyak kandungan hidrokarbon (HC) serta gas karbonmonoksida (CO). Bila kandungan kedua unsure itu tinggi, maka bisa dipastikan proses pembakaran di ruang bakar tidak berjalan sempurna. Banyak bahan bakar yang dihisap ke ruang itu yang terbuang percuma. Sehingga, konsumsi bahan bakar pun melebihi dari takaran yang seharusnya saat mesin mobil normal. Cara mengatasi hal ini adalah, dengan membersihkan mesin dari unsure itu dan mau tidak mau anda harus melakukan turun mesin.

5. Jangan membawa beban melebihi anjuran
Setiap mobil dirancang dengan memperhitungkan kapasitas atau kemampuan menyangga beban tertentu. Sehingga bila beban yang diangkut melebihi kapasitas yang seharusnya, maka tenaga yang dibutuhkan mobil juga berlipat. Akibatnya, bahan bakar yang digunakan untuk menghasilkan tenaga juga lebih besar. Selain itu, bila anda ingin membawa barang bawaan dan ditempatkan diatap, sebisa mungkin barang bawaan itu tidak berpengaruh banyak terhadap aspek aerodinamika mobil. Sebab, penempatan barang yang tidak tepat akan menahan terpaan angin dan menjadikan beban yang disangga mobil semakin berat. Bila anda ingin menggunakan arak atap atau roof rack buatan pabrik, maka pastikan bentuk dan ukuran peranti itu tidak mengurangi sifat aerodinamis.

6. Periksa tekanan angin ban
Faktor lain yang juga turut menyebabkan mobil boros bahan bakar adalah tekanan angin ban yang kurang dari ukuran yang disarankan pabrikan. Selain menyebabkan mobil berat melaju, tekanan angin yang kurang juga berpotensi menyebabkan ban pecah dan kecelakaan. "Untuk menambah tekanan angin ban sebaiknya dilebihi sedikit antara 2 – 3 psi dari anjuran. Jangan lebih dari itu, karena bila terlalu keras justru ban akan membal dan menyebabkan mobil tidak stabil saat digeber," papar Glori.

www.tempo.co

0 Agar mesin mobil tak mengalami overheat

Mesin Mobil
Cegah Mesin Kepanasan, Jangan Isi Radiator dengan Sembarang Air

Di saat musim hujan pemilik mobil kerap abai terhadap air pendigin yang berada di radiator. Suhu udara yang dingin tak bakal memicu mesin panas, begitulah umumnya orang beralasan selain alasan lupa dan tak punya waktu. Padahal, sesuai namanya, perangkat ini memiliki peran yang vital bagi mesin mobil. Lantaran itulah mengecek air radiator, baik volume maupun kondisi baik buruknya air wajib dilakukan.

Namun satu hal yang patut diingat, jangan menggunakan sembarang air untuk mengisinya. "Lebih baik menngunakan cairan coolant produksi pabrik yang sudah jelas unsur-unsur yang di dalamnya," tutur Tatang, Spesialis Radiator di Kawasan Petojo, Jakarta Pusat.

Memang, sejatinya kemampuan air untuk mendinginkan mesin lebih besar ketimbang cairan coolant. Tetapi karena zat atau unsur tertentu yang terkandung di air, maka yang terjadi bukan dingin tetapi radiator semakin panas. "Air di daerah yang dekat dengan laut misalnya. Ketika suhu memanas akan timbul endapan kristal garam. Ini menyebabkan air radiator cepat berkurang dan endapan itu merusak sel. Garam juga memicu suhu panas," terang Tatang.

Begitu pun dengan air dari instalasi air minum yang ada di rumah, karena telah dicampur kaporit atau zat penjernih berpotensi menimbulkan endapan dan korosi atau karat. "Air dari sumur kemungkinan mengandung lumpur juga besar. Endapan lumpur di radiator menyebabkan karat, air di radiator cepat berkurang sehingga sistem pendinginan terganggu, dan mesin overheat," kata Tatang.

Bila itu terjadi, maka kepala silinder di blok mesin akan bengkok atau melenting. Minimal, oli di mesin akan cepat busuk karena unsur-unsur pelindung mesin yang ada di oli terbakar suhu panas. Akibat selanjutnya, mobil pun harus turun mesin dan Anda harus siap merogoh kocek lebih dalam lagi.

Jadi, kata Tatang, untuk menjaga agar radiator tetap sehat dan terhindar dari gangguan mesin overheat pastikan air yang digunakan untuk mengisi radiator benar-benar bagus. Bila susah untuk memastikannya dan Anda ragu, sebaiknya gunakan cairan coolant.

www.temp.co

0 Perawatan sepeda motor injeksi itu mudah dan murah

YZF-R15
Perawatan Injeksi Itu Mudah dan Murah

Sekarang eranya sepeda motor injeksi. Teknologi pengabut bahan bakar ini mulai dipasarkan pada model-model entry level, di antaranya Mio J dan Soul GT oleh Yamaha. Masalahnya, sepeda motor injeksi, di benak konsumen masih tergambar 'ribet' dan mahal! "Asumsi ini yang coba kita hilangkan. Yamaha itu siap dengan teknologi injeksi yang mudah dan murah perawatannya. Kami siap dengan 2.500 jaringan di seluruh Indonesia," komentar Muhammad Abidin, Assistant GM Technical PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) di Jakarta Pusat, Rabu (30/5/2012).

Untuk membuktikan ini, Yamaha Indonesia mengajak belasan wartawan melakukan praktik menyervis sepeda motor injeksi dalam "Workshop YMJET-FI untuk Media" di DDS Yamaha, Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Dalam acara ini, KompasOtmotif bersama peserta lain diberikan materi terkait teknologi injeksi Yamaha sekaligus praktek langsung servis sendiri layaknya montir profesional di bengkel resmi.

Tiga Cara

Untuk Yamaha, ada tiga cara bisa dipilih konsumen dalam merawat sistem injeksi.

Pertama, menggunakan PEA Carbon Cleaner. Cairan ini cukup dituangkan ke tangki bahan bakar ketika mau isi bensin. Dengan zat aktif yang terkandung di dalamnya, bisa mereduksi kadar karbon (kotoran) yang ada dalam injektor atau ruang bakar. "Produk ini kami fokuskan untuk daerah-daerah yang belum banyak bengkel Yamaha-nya. Sehingga konsumen bisa merawat sendiri setiap 10.000 km," beber Abidin.

Kedua, Yamaha bersama 3M juga mengembangkan cairan khusus pembersih injeksi "3M Throttle Body Cleaner dan Fuel Injection Cleaner". Metode ini ditawarkan oleh bengkel resmi Yamaha karena butuh beberapa perlengkapan khusus. Selain membersihkan sistem injeksi juga ruang bakar. Kelebihan sistem ini, perawatannya lebih ringkas dan hanya butuh waktu 10 menit.

Cara ketiga, menggunakan alat khusus "Yamaha Injection Cleaner" yang bisa membersihkan injektor juga bisa mengetahui seberapa rusak kondisi semprotan injektor ke ruang bakar. Alat ini memiliki dua tabung untuk melakukan tes volume dan sebuah ruang kaca untuk melihat arah semprotannya. Satu lagi fasilitasnya adalah sebuah wadah kecil untuk membersihkan injektor itu sendiri.

KompasOtomotif menyimpulkan, teknologi injeksi pada sepeda motor itu akan sulit kalau tidak dipahami. Kalau sudah mengerti, justru lebih 'simple'.

otomotif.kompas.com

0 Agar ban mobil bisa awet dan tahan lama

Ban Mobil
Cara merawat ban mobil agar awet

Ban memiliki peran penting untuk membuat mobil melaju, karena itu ban memerlukan perawatan agar peformanya tetap gemilang. Manajer Teknik PT. Bridgestone Tire Indonesia (BTI) Agus Sarsisto memberikan beberapa tips untuk merawat ban agar awet muda.

Pertama, tekanan angin harus sesuai dengan ukuran ban karena akan membuat bidang kontak ban lebih baik dan merata sehingga lebih tahan lama. Jika tekanan angin tidak merata maka pengikisan ban akan cepat terjadi dan menyebabkan ban aus atau pecah. "Nyawanya ban adalah angin karena itu pengemudi harus mengecek kondisi ban secara konsisten," katanya.

Kedua, pemilik mobil harus melakukan uji spooring dan balancing setiap kecepatan 5.000 KM untuk mengetahui keselarasan roda dan putaran roda berputar pada titik yang sama, mengingat kondisi jalan yang berbeda-beda.

Ketiga, pengemudi harus menerapkan cara perilaku berkendara yang baik dan benar seperti tidak melakukan pengereman mendadak dan 'quick start' serta keluarkanlah barang-barang di dalam mobil yang tidak perlu sehingga bobot kendaraan lebih ringan. "Mengemudi sebaiknya yang wajar dan bobot kendaraan tidak over load," katanya.

Terakhir, perhatikan kondisi ban, jika sudah aus atau terlalu banyak pengikisan sebaiknya mengganti ban dengan yang baru.

otomotif.antaranews.com
 

Bucu-Bucu Copyright © 2011 - |- Template created by O Pregador - |- Powered by Blogger Templates