0 Posisi Tidur Yang Baik Buat Bayi

Salah satu pelajaran penting yang perlu diketahui ibu baru adalah posisi tidur bayi yang benar. Pasalnya, posisi tidur yang salah bisa menyebabkan Sindroma Kematian Bayi Mendadak (SIDS).

Menurut American Academy of Pediatric (AAP), SIDS didefinisikan sebagai, kematian bayi yang tiba-tiba. Sindroma ini merupakan penyebab kematian terbesar pada bayi berumur 1 sampai 12 bulan (paling sering pada bayi berumur 2 – 4 bulan).


Di Amerika Serikat 2500 kasus SIDS terjadi setiap tahunnya. Sebagian besar kasus SIDS berkaitan dengan posisi tidur bayi, seperti dikutip dari situs modernmom. Karena itu, Anda perlu memperhatikan beberapa petunjuk berkaitan dengan risiko bahaya yang dihadapi oleh bayi saat tidur. Seperti, kehabisan napas, tergencet, tercekik, dan jatuh.

Faktor risiko utama SIDS adalah posisi tidur bayi yang tengkurap. Beberapa peneliti memiliki dugaan bahwa posisi tengkurap memberikan tekanan pada rahang bayi, sehingga mempersempit jalan napas bayi.

Teori lain adalah bahwa dalam posisi tengkurap terdapat risiko bayi menghirup kembali udara yang telah dihembuskannya, terutama jika bayi tidur pada matras yang lembut atau dengan adanya mainan boneka, atau bantal di dekat wajahnya. Benda-benda tersebut dapat memperangkap udara yang dihembuskan bayi, sehingga kadar karbondioksida terakumulasi dan kadar oksigen menurun.

Jadi, untuk mencegah atau memperkecil risiko sindroma kematian bayi hingga berusia 12 bulan, simak petunjuk berikut ini:

Baringkan bayi dalam posisi terlentang, wajah menengadah ke atas.
Usahakan bayi tidur dalam boks yang tidak dipenuhi mainan. Jangan meletakkan bantal, boneka, selimut berbulu, atau alat lain di tempat tidur bayi.
Gunakanlah matras yang kaku dan ukurannya pas dengan ukuran tempat tidur.
Berdasarkan penelitian, tidak ada peningkatan risiko tersedak pada bayi yang tidur terlentang. Namun, pada bayi dengan kondisi medis tertentu, tidur dalam posisi tengkurap lebih baik. Karena itu, konsultasikanlah dengan dokter anak Anda mengenai keadaan-keadaan khusus ini. (umi)

0 Cara Pencegahan Selulit dan Stretch Mark

Sepanjang kehamilan, elastisitas kulit “dipaksa” mengembang sampai level maksimum, sehingga permukaannya sering terlihat “pecah” dan muncul stretch mark, yaitu tanda parut berupa gurat-gurat putih yang muncul di permukaan kulit. Antara lain di dinding perut, lengan atas, pinggul, paha, bokong dan payudara. Guratan berbentuk garis berliku seperti anak sungai ini biasanya muncul pada usia kehamilan 4-5 bulan.

Stretch mark yang muncul saat wanita berbadan dua biasanya berwarna merah jambu dan cenderung lebar, kemudian berangsur berubah menjadi garis tipis berwarna keputihan atau kecokelatan. Stretch mark umumnya melintang di sepanjang dinding perut atau di atas pinggul. Jika peregangan payudara semasa hamil dan menyusui lumayan besar, umumnya juga akan meninggalkan tanda parut putih saat payudara kembali ke ukuran normal.

Namun begitu memasuki usia kehamilan lanjut, guratan yang timbul berwarna keputihan ini bersifat menetap meski masih dapat disamarkan dengan perawatan intensif.

Stretch mark muncul karena pengaruh hormon kehamilan dan akibat melarnya kulit ketika mengakomodasi pertumbuhan janin. Atau dengan kata lain stretch mark terbentuk ketika terjadi peregangan kulit secara cepat hingga merusak jaringan yang terdapat di dalamnya karena kulit mengalami peregangan berlebihan alias over stretched.

Jadi, jangan beranggapan salah kaprah bahwa stretch mark bisa muncul karena garukan tangan saat ibu hamil. Hasil garukan tangan yang umumnya menyisakan bekas berupa garis kehitaman dan stretch mark adalah dua hal yang berbeda.

Apakah stretch mark dialami semua wanita hamil? Tidak selalu, karena banyak wanita yang secara genetik beruntung bisa terbebas dari stretch mark. Jadi, coba runut lagi. Kalau ibu Anda punya kecenderungan memiliki “tanda” ini, besar kemungkinan Anda pun akan mewarisinya. Selain masalah genetik, stretch mark juga lebih cenderung muncul pada kulit kering dibanding kulit yang terjaga kelembapannya.

Disamping stretch mark, keluhan kulit lainnya yang muncul selama masa kehamilan adalah selulit. Banyak orang sering salah mengartikan stretch mark dengan selulit. Jangan disamakan karena keduanya jelas-jelas berbeda.

Selulit terlihat seperti kulit yang bergelombang, bertekstur menyerupai kulit jeruk. Derajat keparahannya bervariasi, dari yang ringan (hanya akan tampak saat kulit dicubit), hingga kasus yang lumayan berat dimana kulit tampak “kusut”, bergelombang seperti area gunung dan lembah.

Pada dasarnya selulit merupakan penumpukan sel lemak yang berlebihan pada jaringan kulit sehingga permukaan kulit tampak tidak rata, mirip kulit jeruk. Semasa hamil, sebagian besar wanita terusik dengan masalah selulit. Bisa dimaklumi karena selama kehamilan terjadi peningkatan secara drastis kadar hormon estrogen dan progesteron agar kulit mampu menyimpan lebih banyak lemak untuk melindungi janin.

Selulit umumnya muncul di bagian-bagian tubuh yang kurang aktivitas, seperti paha, bokong, perut, pinggul, betis dan lengan. Selain akibat kehamilan, selulit juga akan muncul seiring dengan pertambahan usia dimana kulit kehilangan elastisitasnya. Kenaikan berat badan yang drastis juga membuat selulit lebih gampang dikenali. Akan tetapi mereka yang berbadan kurus bisa saja memiliki selulit, khususnya jika dikaitkan dengan faktor genetik.

Faktor lain yang meningkatkan peluang seseorang bermasalah dengan selulit di antaranya stres yang tidak dikelola dengan bijak, gaya hidup yang minim olahraga, maupun penggunaan alat KB hormonal.

Nah, berikut ini beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi selulit dan stretch mark:

Jaga penambahan berat badan sesuai dengan yang dianjurkan. Penambahan berat badan yang berlebihan hanya akan memperparah keluhan selulit dan stretch mark.
Oleskan pelembap secara teratur pada tubuh untuk menjaga elastisitas dan kekencangan kulit, khususnya pada bagian yang mengalami peregangan semasa hamil seperti perut, pinggul, bokong, dan payudara.
Secara teratur oleskan losion ke seluruh tubuh, sebaiknya setelah mandi, minimal dua kali sehari, untuk mencegah sobeknya kolagen akibat perkembangan lapisan dermis saat kuht meregang dimasa hamil.
Gunakan losion khusus yang diperkaya dengan kandungan kolagen yang berfungsi membantu mengembalikan elastisitas kuht di masa hamil. Mulailah sejak awal kehamilan untuk mencegah kerusakan kulit. Bisa juga oleskan minyak zaitun atau baby oil yang fungsinya kurang lebih sama.
Lakukan olahraga ringan seperti jalan kaki atau berenang secara teratur 2 kali seminggu guna melancarkan sirkulasi darah dan oksigen. Sebaiknya, sebelum berolahraga, konsultasikan dulu kondisi ibu pada dokter kandungan dan kebidanan yang menangani.
Jalani hidup sehat dengan pola makan seimbang, minum air putih yang cukup, kurangi konsumsi lemak namun perbanyak konsumsi buah dan sayur yang kaya akan kandungan antioksidan.
Dianjurkan untuk mengikuti senam hamil.
Lulur dan pijatan ringan juga dapat meminimalkan stretch mark karena bentuk relaksasi ini juga bertujuan melancarkan peredaran darah.
Bila ada, gunakan antistrecbmark cream. Krim perawatan yang digunakan sehari-hari ini amat membantu mengurangi munculnya stretch mark sekaligus melembapkan kulit secara intensif. Kulit pun jadi lebih kencang, elastis, halus sekaligus lembut. (Theresia Puspayanti/ Berbagai Sumber)
Editor: Anna – Kompas.Com Sumber : www.tabloid-nakita.com

0 3 Tingkah Laku Perusak Pernikahan


Tak ada pernikahan yang tak memiliki masalah. Bagaimana kedua individu menyikapi tiap masalah, itulah yang menentukan kelangsungan sebuah pernikahan.

Terkadang, tak semua sikap pasangan memberi efek positif dalam pernikahan. Berikut beberapa sikap dalam menyikapi masalah dalam pernikahan yang diungkap psikolog John M. Gottman dan Julie Schwartz Gottman.

Mengkritik Dengan Cara yang Salah
Memberi masukkan mengenai kekurangan pasangan bukanlah hal yang buruk. Namun ada cara-cara yang baik untuk melakukannya. Mengkritik dengan cara kasar seperti 'Kamu tidak pernah membahagiakan aku!', hanya akan membuat pasangan tersinggung. Yang paling parah, pertengkaran itu bukannya selesai, namun makin meruncing, karena Anda dan pasangan saling menyalahkan.

Gunakan cara yang lebih halus untuk menyampaikan kegundahan Anda. Lebih baik pilih cara lebih persuasif seperti, "Aku pasti senang sekali kalau kamu lebih perhatian".




Penyesalan
Saat bertengkar, jangan sekali-kali mengungkapkan bahwa Anda menyesal telah mencintai atau menikah dengan pasangan, karena itu akan sangat menyakitinya. Alhasil, masalah yang ada bukannya selesai, namun malah bertambah buruk.

Menutup Diri
Komunikasi selalu menjadi resep utama dalam menyelesaikan konflik apapun termasuk dalam pernikahan. Saat Anda membuat dinding batasan dengan pasangan. Ketika menghadapi konflik, otomatis Anda menutup kemungkinan untuk menyelesaikan masalah.

Mungkin dari luar, terlihat tak ada pertengkaran, namun 'perang dingin' antara Anda dan pasangan hanya akan menumpuk masalah tanpa menyelesaikan.
(kee/fer)

>

0 Mengencangkan otot Miss V.dengan berikut

Kekenyalan dan kekencangan otot vagina memang memengaruhi kenikmatan seksual. Kekencangan otot vagina harus dijaga agar kenikmatan berhubungan intim tidak hilang. Karena itu, wanita kerap resah apabila merasa otot vaginanya mulai kendur. Namun, menurut dr. Suskhan, Sp.OG (K), konsultan uroginekologi RSIA Hermina Jatinegara, Jakarta, bila tidak mengalami kejadian yang berat, otot vagina tidak semudah itu menjadi kendur. Umumnya, pada masa nifas (selepas melahirkan), kondisi rahim begitu juga otot vagina akan beradaptasi kembali ke semula.

Beberapa kondisi memang dapat membuat proses pengembalian otot vagina tidak optimal, di antaranya, melahirkan lebih dari 3 kali apalagi dengan jarak kelahiran di bawah 2 tahun, melahirkan bayi dengan berat badan di atas 4 kilogram, melahirkan bayi dengan kepala besar, melahirkan dengan alat bantu, seperti forceps, dan vaccuum, ditambah kondisi kehamilan, hormonal, dan kelemahan ligamentum memengaruhi otot-otot vagina relatif kendur meski telah melewati masa nifas. Jika demikian yang terjadi, masih ada cara untuk memperbaikinya.

Melakukan senam kegel setelah kondisi pulih pasca melahirkan atau 2 minggu setelah operasi sesar dapat diupayakan untuk mengembalikan kekencangan otot vagina. Senam ini dapat dilakukan setiap hari dan umumnya akan menunjukkan hasil setelah 8 hingga 12 minggu terapi dilakukan.

Selain senam kegel, tindakan operasi juga bisa dilakukan sebagai pilihan lain. Vaginoplasty yang memodifikasi otot levator ani (liang vagina) dapat ditempuh dengan pertimbangan dokter subspesialis uroginekolog.

operasi ini pada intinya bertujuan mendekatkan otot levator ani hingga membentuk liang seukuran dua jari (masuk). Dengan durasi tindakan sekitar 1 jam dan pemulihan semalam, operasi ini dapat mengencangkan kembali otot vagina yang longgar. Dan, setelah tidak terasa nyeri, pasien disarankan melakukan latihan kegel untuk mengoptimalkan pengencangan vagina. Setelah pulih (sekitar 3 bulan) aktivitas seksual sudah dapat dilakukan kembali seperti biasa.

0 Ungkapanlah cinta pada pasangan kita

Jika kita amati di kehidupan sehari-hari, masih banyak keluarga islam yang alergi dengan kata „cinta“ dalam ungkapan sehari-hari. Mereka khawatir karena cinta sering dijadikan ungkapan yang sifatnya syahwati. bagi sebagian muslim, ungkapan cinta memang terkesan murahan dan kurang pantas dijadikan ungkapan sehari-hari di tengah keluarga muslim.

Padahal sunah Rasulullah menunjukan dalam pergaulan dengan sesama muslim saja, ungkapan cinta merupakan suatu sunnah; apalagi dalam rumahtangga? Bukan gombal apabila seoarang suami mengucapkan dengan terus terang, „dik , aku mencintaimu karena Allah“. lantas istrinya menjawab „ aku juga cinta kepadamu mas!“.

Anehnya, ungkapan begitu malah sering diucapkan oleh mereka yang non muslim, baik yang sudah suami istri atau belum. Landasan mereka bukan karena Allah dan semata syahwat belaka. itulah yang gombal dan tak ada nilainya.

Ucapan yang bergairah dan menambah semangat cinta dalam rumah tangga islam jelas sangat dianjurkan. ungkapannya bahkan lebih berpahala daripada ungkapan cinta sesama muslim. bukankah ini salah satu target dari pernikahan dalam islam.

Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.“
(ArRuum :21)

Rumah tangga islam dibangun dengan pondasi iman. sedang iman tak lepas dari cinta. Suami yang mencintai istri karena Allah. Demikian sebaliknya, istri mencintai suami juga karena Allah pula, suami istri diwajibkan saling melayani, dan itu harus dilakukannya dengan ikhlas berlandaskan cinta kepada Allah, bukan semata syahwat. Karena itu, cinta dalam ikatan rumah tagga yang benar-benar dibagun berdasarkan iman dan islam lebih kuat daripada cinta antara sesama manusia yang lain.

Hubungan cinta dengan anak-anak atau sanak saudara pun juga tidak kalah pentingnya. Kita jarang bilang kepada anak kita “ayah mencintaimu padahal ungkapan cinta merupakan bahagian dari cinta itu sendiri. Ungkapan cinta yang membekas di hati akan mempengaruhi jiwa. “Ayah berkata bahwa dia mencintaiku, karena itu aku akan mencintainya dan akan mentaatinya”. Inilah kenangan manis di hati anak manakala dia berada jauh dari kita.

Terhadap ibu, ayah, adik atau kakak misalnya, mengapa harus malu mengungkapkan perasaan kita. kasih sayang yang terbuka dan terus terang memang mempunyai nilai tambah yang memberi kesan tersendiri. oleh karena itu , sekali lagi marilah kita ungkapkan perasaan cinta kita kepada keluarga kita karena Allah. dan Semoga Allah juga akan mencintai seluruh anggota keluarga kita, Amin.

0 Memperkaya cinta suami istri...

Awal menikah atau ketika sedang jatuh cinta pasangan acapkali merasa cintanya akan terus menggairahkan. Perkawinan sekalipun diawali dengan cinta yang menggebu bukanlah merupakan jaminan bahwa cinta tersebut tidak akan pudar, cinta seringkali mengalami pasang surut, terlebih lagi untuk jangka panjang dan melalui berbagai pergumulan.



Dalam menjalani kehidupan keluarga ada beragam persoalan dan berbagai alasan yang bisa menimbulkan gesekan ataupun benturan yang mudah memudarkan serta merusak cinta. Tanpa pemeliharaan yang telaten cinta suami istri mudah sirna, dan tidak lagi melatar belakangi kehidupan berdua. Jangan tunggu sampai meredup, sejak awal perkawinan, cinta perlu dirawat, dijaga agar tetap hangat, mesra, menarik dan terasa menyenangkan bagi keduanya. Keluarga yang diwarnai dengan hubungan suami istri yang penuh cinta kasih akan menciptakan suasana yang hangat dan akrab dan kasih sayang suami istri akan dirasakan serta ditularkan ke anak-anak dan seluruh anggota keluarga. Memelihara, merawat cinta perlu dilakukan sejak awal perkawinan dan menjadi prioritas agar cinta suami istri dapat terus bertumbuh serta senantiasa diperkaya.


Pernikahan yang sukses merupakan usaha dan hasil kerjasama dari dua orang yang berusaha merawat cinta mereka berdua tetap bergairah.

Cinta

Beberapa ahli psikologi meyakini bahwa cinta merupakan emosi paling utama yang mendasari berbagai nuansa emosi lainnya. Ada berbagai definisi atau pengertian yang bisa dikemukakan apabila pada seseorang ditanyakan apa arti cinta. Ada pula berbagai bentuk dan manifestasi cinta. Konsep tradisional dari cinta dikemukakan oleh filosof Irving Singer dengan 4 macam cinta yaitu eros (cinta keindahan yang sifatnya fisik), philia (cinta pertemanan), nomos (submisif & kepatuhan) dan agape (cinta spiritual, tidak mementingkan diri sendiri). Lee (1973) mengemukakan 6 gaya cinta yaitu eros (cinta erotis yang mengutamakan daya tarik fisik), ludus (cinta sebagai permainan / game), Storge (cinta yang didasari pertemanan), Pragma (mencintai seseorang karena sesuai dengan kebutuhan), Mania (cinta yang ditandai dengan emosi yang naik turun dalam ketergantungan satu dengan yang lain), Agape (cinta spiritual yang mementingkan orang lain). Cinta romantis sebagai bagian dari pernikahan, baru dibicarakan dan dikembangkan di abad-abad akhir, ketika pernikahan menjadi pilihan pribadi, sekalipun sebenarnya literatur Cina sudah mencatat hal tersebut ribuan tahun yang lalu.

Suami istri mencintai pasangannya tidak selalu dengan gaya, ekspresi, ataupun porsi yang sama. Erich Fromm dalam bukunya The Art of Loving menggambarkan bahwa cinta adalah sebuah seni yang harus dipelajari, dipraktekkan dan terus diasah. Berarti cinta tidak berkembang dengan sendirinya, perlu usaha untuk memelihara dan menjaganya. Cinta membuat pasangan merasa dekat, terikat dan saling memiliki, sehingga bisa membuka diri sampai taraf yang paling intim.

Robert Sternberg, seorang psikolog dari Yale University melakukan penelitian tentang cinta romantis dan mengemukakan teori segitiga cinta yang memungkinkan dipahami adanya dinamika serta model atau kualitas cinta yang berbeda-beda, bergantung dari kombinasi ada tidaknya, ataupun besar kecilnya komponen cinta yaitu Gairah (passion), Keintiman (intimacy) dan Komitmen (commitment). Kombinasi ini bisa berbeda pada waktu yang berbeda dalam hubungan cinta yang sama.

Gairah

Komponen gairah merujuk pada romantisme dan daya tarik, merupakan getaran perasaan yang mendorong seseorang untuk bercinta, bersifat sensual dan seksual. Gairah ditandai oleh rangsangan fisik dan kerinduan yang besar akan kasih sayang yang dinyatakan secara fisik. Perasaan senang dan bahagia ketika bisa berdekatan, ataupun bersentuhan secara fisik merupakan sisi gairah cinta.

Komitmen

Merupakan sisi kognitif dari cinta. Terdiri dari dua bagian yaitu jangka pendek dan jangka panjang. Jangka pendek adalah keputusan untuk mencintai seseorang (mungkin tanpa disadari). Jangka panjang adalah keputusan untuk mempertahankan dan merawat cinta dengan orang tersebut. dalam perkawinan hingga akhir hidup. Komitmen untuk mempertahankan perkawinan, memungkinkan suami istri tetap setia dan bertahan berjalan bersama serta mampu mengatasi masa-masa ketika gairah cinta mulai menurun.

Keintiman

Sisi emosional dari cinta adalah keintiman, kedekatan bukan saja secara fisik tetapi juga kedekatan hati. Kedekatan yang memungkinkan seseorang berani membuka diri, mempercayakan hal-hal pribadinya kepada orang yang dicintai. Ada perasaan percaya karena diterima apa adanya sehingga seseorang tidak merasa perlu merahasiakan sesuatu. Tanpa perawatan dan pemeliharaan yang sungguh-sungguh keintiman sulit dicapai, sebab dibutuhkan pengenalan, pemahaman, kepekaan, empati dari pasangannya untuk seseorang bisa membuka diri. Dengan keintiman, suami istri dapat menyatu sebagai ”satu daging” dan masing-masing akan merasa saling memiliki.

Sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya itu menjadi satu daging. (Effesus 5:31)

Beberapa tanda keintiman adalah :
Senang dan ingin pasangannya juga merasa bahagia
Merasa bahagia ketika ada bersama
Senang berdekatan, bersentuhan atau berpegangan tangan
Mudah saling paham (........ hendaklah kamu sehati sepikir, dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan. Filipi 2 : 2)
Merasa mendapat dan suka memberi dukungan emosional dari / ke pasangan
Menghargai kehadiran dan keberadaan pasangan.

Macam-macam cinta berdasarkan ada tidaknya tiga komponen cinta :
Suka - keintiman
Cinta romantis - keintiman & gairah
Cinta berahi - gairah
Cinta dangkal - gairah & komitmen
Cinta persahabatan - keintiman & komitmen
Cinta sejati - keintiman, gairah & komitmen

Dengan memahami komponen segitiga cinta dengan unsur-unsur yang tidak selalu seimbang maka akan ada berbagai bentuk cinta. Cinta dalam pernikahan selayaknya adalah cinta sejati dibangun berdasarkan ketiga komponen tersebut dengan kombinasi yang seimbang. Namun perlu dipahami segitiga cinta suami istri belum tentu memiliki sisi sama besar. Mungkin saja sisi gairah suami lebih besar daripada istri dan sebaliknya istri memiliki sisi komitmen yang lebih besar. Bagaimana cinta yang diberikan dan diterima juga sangat tergantung dari bagaimana setiap pribadi memaknainya.

Dalam perjalanan kehidupan pernikahan, model cinta tidak selamanya sama, bisa berubah-ubah bentuk dan manifestasinya. Ada saat-saat dimana bagi salah satu pasangan sisi tertentu lebih kuat dibandingkan yang lain. Ada tahap2 cinta yang bisa dirasakan berbeda pada masa-masa tertentu.

1. Romantisme

Tahap awal pernikahan dengan cinta kasih yang masih menggelora, masing-masing memuja dan mengagumi pasangannya. Dalam tahap ini suami istri menikmati peralihan kehidupan lajang masuk dalam kehidupan berdua, merasa saling memiliki dan menikmati kebahagiaan bersama

2. Pergumulan

Dengan berjalannya waktu dengan tugas serta perannya masing-masing, muncul ketidak serasian dalam membangun kehidupan bersama. Suami istri akan belajar saling menyesuaikan diri dan untuk berhasil dibutuhkan toleransi tinggi, saling mengalah, saling tolong dengan cinta dan cara yang semakin dewasa. Penyesuaian diri dalam banyak hal akan menjadi pergumulan pribadi suami atau istri agar menjadi makin selaras.

3. Kerja sama

Bertumbuhnya saling pengertian dan pemahaman baik dari sisi kognitif maupun emosi, memungkinkan suami istri bekerja sama. Masing-masing menyadari bahwa keduanya berbeda dan merupakan pribadi yang utuh namun bersama-sama dan saling bertolongan membangun sebuah keluarga. Dengan mengenali dan memahami diri pribadi, suami atau istri akan lebih mudah memahami dan menerima pasangannya. Perbedaan yang ada dimanfaatkan untuk saling melengkapi dan saling mendukung.

4. Kebersamaan

Setelah kerjasama berlangsung dengan baik, dan saling menerima pasangan dengan segala kelebihan maupun kekurangannya, keintiman suami istri semakin bertumbuh. Rasa saling memiliki dan menyatu menimbulkan perasaan aman dan nyaman. Kebersamaan yang terjalin akan terasa semakin dekat dan akrab.

5.Kreativitas bersama

Pernikahan yang telah berlangsung cukup lama dengan ’selesainya’ berbagai tugas suami istri maupun tugas sebagai orang tua dengan melewati berbagai pergumulan suka dan duka, kedekatan dan keintiman menjadi semakin terasa. Perhatian yang lebih terhadap pasangan dan bersama-sama berkreasi untuk berbagai kegiatan atau hobby akan mewarnai kehidupan berdua, jika tahapan-tahapan cinta dilalui dengan hubungan dan pemahaman yang semakin baik.

Merawat cinta suami istri

Les Parrot menggambarkan pernikahan bagaikan tarian cinta. Suami istri mengawalinya dengan kecanggungan menyeret kaki, tersandung, bahkan menginjak kaki pasangannya. Apabila mereka bertahan, berlatih terus untuk menjadi semakin selaras dalam gerak dan laku maka saat-saat sulit tetap dirasakan keindahannya bila kedua pihak pada akhirnya mengalami irama yang sama dalam gairah, keintiman dan komitmen..

Tanaman membutuhkan perawatan yang serius untuk tumbuh subur dan bisa berkembang atau berbuah dengan baik. Ia perlu disiram, dipupuk, mungkin harus diganti media tanamnya atau terkadang perlu dipindahkan ke tempat yang lebih cocok udara dan sinar mataharinya, atau mungkin ada semak dan benalu yang perlu dipangkas, dicabut agar pertumbuhan tanaman tersebut tidak terganggu.

Demikian pula dengan cinta, bahkan dibutuhkan upaya yang lebih lagi untuk merawat cinta suami istri. Cinta perlu disiram dengan perhatian, saling menghargai dan memuji, kerendahan hati, juga dipupuk dengan pemahaman, toleransi, persediaan maaf yang tidak ada habisnya, niat untuk menolong, serta diberi wadah yang mempesona melalui surprise yang membahagiakan pasangan. Hal-hal yang mengganggu perlu dipangkas seperti misalnya, kata-kata dan perilaku yang saling menyakitkan, kemarahan yang tidak pada tempatnya agar cinta tetap terasa menggairahkan, bertumbuh dan berbuah. Untuk itu dibutuhkan kecerdasan emosi dari suami istri agar bisa mengenali perasaan diri, mengelola emosi, mampu memotivasi diri dan pasangan, serta memahami dan menjalin relasi yang membangun.

Ada berbagai hal yang perlu diperhatikan dalam merawat cinta suami isteri

Menikah dengan alasan yang sehat
Ada berbagai alasan menikah, merawat cinta suami isteri perlu diawali dengan alasan yang sehat untuk menikah yaitu,
merupakan ekspresi dari cinta & persahabatan
keinginan untuk membangun keluarga
memenuhi kebutuhan fisik, sosial & ekonomi
hidup berbagi dengan pasangan
bekerja sama untuk memenuhi kebutuhan satu sama lain
mengoptimalkan potensi
meningkatkan pertumbuhan rohani

Kesetaraan otoritas

Dalam keluarga Kristen suami adalah kepala keluarga dan pemimpin, namun suami bukanlah pemimpin yang otoriter. Suami istri adalah mitra, pasangan yang sepadan dalam menjalankan peran sebagai suami istri dan orang tua ataupun peran lain dalam lingkup kehidupan keluarga. Kalaupun masing-masing mempunyai kelebihan maka kelebihan tersebut dimanfaatkan untuk kepentingan berdua, saling mengisi dan mendukung keluarga.

Mengenal pasangan

Hidup bersama di bawah satu atap bukan jaminan untuk bisa mengenal dan memahami pasangan secara baik. Mungkin kita merasa mengenal pasangan dengan baik, tetapi tidak jarang ada banyak hal yang kita tidak / kurang kenal dan tidak paham mengenai pasangan kita. Dibutuhkan kemauan, usaha, saling terbuka dan komunikasi yang efektif untuk suami istri mengenal dan memahami pasangannya.

Mengenal dan mahami suami sebagai laki-laki / istri sebagai perempuan

Konflik dan ketegangan seringkali terjadi karena suami istri sering tidak saling memahami dan kurang mempertimbangkan fakta bahwa laki laki dan perempuan berbeda karakteristik dalam cara berpikir, bertindak, dan juga cara memandang lingkungannya.

Laki-laki Perempuan
> Mengandalkan logika - Mengandalkan perasaan
> Fokus pada prinsip utama - Fokus pada detil
> Fokus pada satu hal - Mengerjakan beberapa hal sekaligus
> Pekerjaan - bagian diri - Keluarga – bagian diri
> Cenderung stabil - Mudah berubah-ubah

Hal-hal yang menjadi kebutuhan utama laki-laki dan perempuan juga berbeda:

Laki-laki Perempuan
> Seks - Kasih Sayang
> Rekreasi - Komunikasi & percakapan
> Wanita yang menarik - Kejujuran & keterbukaan
> Dukungan keluarga - Dukungan keuangan
> Dikagumi – dihormati - Komitmen terhadap keluarga

Kesempatan mengoptimalkan potensi dan pertumbuhan rohani..
Pernikahan yang bahagia adalah jika suami atau istri dapat mengembangkan potensi-potensi yang mereka miliki dengan saling bertolongan. Ikatan pernikahan memberikan lingkungan yang ideal di mana suami dan istri dapat mengekspresikan serta mengaktualisasikan potensi dan kemampuan yang mereka miliki. Suami istri saling mendukung, berdoa, menghibur dan menguatkan, dalam mendorong kehidupan rohani untuk bertumbuh di dalam Tuhan. Bersama-sama mereka berdoa, menyembah, membaca dan mendiskusikan firman Tuhan, menjadi dasar kehidupan yang akan sangat menolong suami istri dalam usaha mereka merawat cinta berdua dan keluarga.

Mengatasi konflik

Konflik-konflik yang terjadi dalam hubungan suami istri sebenarnya merupakan bagian dari proses harmonisasi. Tidak ada pernikahan yang bebas konflik, yang penting adalah bukan ada atau tidak adanya konflik ataupun pertengkaran yang terjadi dalam hubungan suami istri. konflik. Ada 4 cara berkonflik yang harus dihindari karena membuat hubungan menjadi buruk yaitu, mengkritik dan merendahkan, menghina, membela diri dan membisu.

Berkonflik / bertengkar dengan baik :
Jangan lari dari pertengkaran, perselisihan harus dihadapi dan diselesaikan. Pertengkaran yang tidak diselesaikan akan berkembang bagaikan api dalam sekam.
Hindari atau berhati-hatilah memasuki ’wilayah peka’ pasangan.
Usahakan menyampaikan masalah dengan jelas.
Nyatakan perasaan diri secara langsung (Gunakan bahasa ”saya” bukan kamu).
Konflik memberikan kesempatan suami istri untuk lebih saling mengenal pasangannya.

Komunikasi

Komunikasi adalah penyampaian atau pertukaran informasi. Komunikasi yang berhasil adalah bila informasi yang disampaikan diterima dan memberi pengertian sebagaimana yang dimaksudkan. Dalam perkawinan, sekalipun suami istri berkomunikasi setiap hari belum tentu komunikasi yang terjadi adalah komunikasi yang berkualitas untuk membangun keintiman dan memelihara cinta. Komunikasi bukan sekedar percakapan verbal, unsur non verbal seperti gerak isyarat, ekspresi muka, bahasa tubuh, nada bicara, memainkan peranan yang bahkan lebih besar daripada kata-kata yang diucapkan. Untuk memahami tidak cukup hanya mendengar apa yang diucapkan tetapi perlu mendengarkan, dengan memberi perhatian penuh, menaruh minat tulus akan apa yang dikatakan dan keinginan untuk mengerti. Suami istri perlu menghindari cara berkomunikasi yang bisa menjadi sumbatan, menimbulkan perasaan enggan untuk berkomunikasi.

Kualitas komunikasi :
Basa basi
Menyampaikan fakta atau informasi
Mengekspresikan ide dan pendapat
Berbagi perasaan
Berbagi perasaan dan keadaan pribadi dengan keterbukaan serta kejujuran
Berbagi kehidupan keimanan

Ada banyak hal yang perlu dicermati suami istri dalam menjalani kehidupan perkawinan, yang tak bisa diabaikan adalah merawat dan memperkaya cinta, KOMUNIKASI akan menolong keduanya menjadi pasangan yang harmonis.

K esediaan menjadi pendengar yang sungguh dan tulus
O lah informasi dengan kerangka berpikir positif
M embuka diri akan memudahkan suami istri mengenal pasangannya
U sahakan berkomunikasi sampai taraf perasaan
N iat yang baik perlu disampaikan secara baik pula terhadap pasangan
I mani bahwa pasangan yang terbaik
K erahkan segala daya untuk memelihara & merawat cinta
A jak pasangan untuk sama-sama bertumbuh
S erahkan segala masalah kepada Tuhan
I jinkan Tuhan ikut campur tangan dalam kehidupan keluarga

Bagaimanapun juga, bagi kamu masing-masing berlaku: kasihilah isterimu seperti dirimu sendiri dan isteri hendaklah menghormati suaminya. (Efesus 5:33)

Kepustakaan:

Lopez S.J.; Snyder C.R : Positive Psychological Assessment. American Psychological Association, 2006
Munroe M.: The Purpose and Power of Love Marriage. Destiny Image, Shippensburg, PA, 2002
Parrott L.:Parrott L: Saving Your Marriage Before It Starts. Zondervan Publishing House Grand Rapids, Michigan, 2001
Strong, B,; De Vault Christine : The Marriage and Family Experience. West Publishing Company, 1996

Emilia Naland, M.Si. Psikolog
Jakarta, 14 November 2007
National Counseling Workshop I – LK3

0 INNER BEAUTY..PEREMPUAN..

" Keindahan tubuhmu terletak pada tersembunyiannya, bukan pada terbukanya..
" Keindahan usiamu terletak pada kedewasaannya , bukan pada kekanak-kanakkannya" " " Keindahan kesucianmu terletak pada penjagaannya, bukan pada kesucian yang terenggut "
" Keindahan cintamu terletak pada ketaatan yang sempurna, tidak ambisius terhadap selain yang kau cintai, dan tidak ridha kecuali kepada suami, bukan terletak pada jumlah yang dicintai..'

0 Doa Seorang Wanita Untuk Calon Suaminya

Aku berdoa untuk seorang pria, yang akan menjadi bagian dari hidupku
Seorang pria yang sungguh mencintai-Mu lebih dari segala sesuatu.

Seorang pria yang akan meletakkanku pada posisi kedua di hatinya setelah Engkau
seorang pria yang hidup bukan untuk dirinya sendiri tetapi untuk-Mu.



Seorang pria yang mempunyai hati sungguh mencintai dan haus akan Engkau
dan memiliki keinginan untuk mentauladani sifat-sifat Agung-Mu.

Seorang pria yang mengetahui bagi siapa dan untuk apa ia hidup, sehingga hidupnya tidaklah sia-sia
seorang pria yang mempunyai hati yang bijak bukan hanya sekedar otak yang cerdas.

Seorang pria yang tidak hanya mencintaiku tetapi juga menghormatiku
seorang pria yang tidak hanya memujaku tetapi dapat juga menasehati ketika aku berbuat salah
seorang pria yang mencintaiku bukan karena kecantikanku tetapi karena hatiku.

Seorang pria yang dapat menjadi sahabat terbaikku dalam tiap waktu dan situasi
seorang pria yang dapat membuatku merasa sebagai seorang wanita ketika di sebelahnya.

Seorang pria yang membutuhkan dukunganku sebagai peneguhnya
seorang pria yang membutuhkan do'aku untuk kehidupannya
seorang pria yang membutuhkan senyumanku untuk mengatasi kesedihannya
seorang pria yang membutuhkan diriku untuk membuat hidupnya menjadi sempurna.

Dan aku juga meminta .

Buatlah aku menjadi seorang perempuan yang dapat membuat seorang pria itu bangga
berikan aku sebuah hati yang sungguh mencintai-Mu, sehingga aku dapat mencintainya
dengan cinta-Mu, bukan mencintainya dengan sekedar cintaku

Berikanlah sifat-Mu yang lembut sehingga kecantikanku datang dari-Mu bukan dari luar diriku
Berikan aku tangan-Mu sehingga aku selalu berdoa untuknya.

Berikanlah aku penglihatan-Mu sehingga aku dapat melihat banyak hal baik dalam dirinya dan bukan hal buruk saja
Berikanlah aku mulut-Mu yang penuh dengan kata-kata kebijaksanaan-Mu dan pemberi semangat,
sehingga aku dapat mendukungnya setiap hari, dan aku dapat tersenyum padanya setiap pagi.

Dan bilamana akhirnya kami akan bertemu, aku berharap kami berdua dapat mengatakan
"Betapa besarnya Engkau karena telah memberikan kepadaku
seorang yang dapat membuat hidupku menjadi sempurna".
 

Bucu-Bucu Copyright © 2011 - |- Template created by O Pregador - |- Powered by Blogger Templates