Tampilkan postingan dengan label Kristen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kristen. Tampilkan semua postingan

0 Penemuan Injil Terbaru Di Turki 2010

Alkitab dibawah ditulis pada lembar kulit dan sekarang di bawah perlindungan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Turki karena dianggap sebagai aset budaya yang berharga. Ditemukan sekitar tahun 2010 di pasar gelap dari sebuah geng. Alkitab bersampul kulit diatas dikatakan bernilai sekitar 40 juta Lira Turki, bahkan salinan halaman Xerox dari buku ini dilaporkan bernilai total sebanyak 3-4 juta Lira Turki (sekitar 1,700,000 to 2,300,000 U.S. dollars.). Berusia sekitar 1500 tahun dalam bahasa Aram. Banyak yang memperkirakan Alkitab ini merupakan Injil Barnabas. Kemungkinan ditulis oleh pengikut Barnabas sekitar 500 M. Sebagian isi Injil Barnabas memuat tentang kedatangan nabi Muhammad, Juga tentang penyaliban Yesus. Anda bisa membacanya di artikel berikut :







0 Nabi Ibrahim, Bapak Para Nabi Dan Imam Semua Bangsa Bagian 2

 BACA ARTIKEL SEBELUMNYA KLIK DISINI

Dalam Kitab orang kristen dikatakan dalam “Kejadian” dan “Yoshua” sebagai berikut :
 
Kejadian 25:17-18 Umur Ismael ialah seratus tiga puluh tujuh tahun. Sesudah itu ia meninggal. Ia mati dan dikumpulkan kepada kaum leluhurnya. Mereka itu mendiami daerah dari Hawila (India) sampai Syur, yang letaknya di sebelah timur Mesir ke arah Asyur. Mereka menetap berhadapan dengan semua saudara mereka.

(Hebrew) Ishaak = (Sanskrit) Ishakhu = “Friend of Shiva.” (Hebrew) Ishmael = (Sanskrit) Ish-Mahal = “Great Shiva.”

Yoshua 24:2-3 Berkatalah Yosua kepada seluruh bangsa itu: “Beginilah firman TUHAN, Allah Israel: Dahulu kala di seberang sungai Efrat, di situlah diam nenek moyangmu, yakni Terah, ayah Abraham dan ayah Nahor, dan mereka beribadah kepada allah lain. Tetapi Aku mengambil Abraham, bapamu itu, dari seberang sungai Efrat, dan menyuruh dia menjelajahi seluruh tanah Kanaan. Aku membuat banyak keturunannya dan memberikan Ishak kepadanya.

Ayat diatas seolah-olah menunjukkan arah ke timur di seberang sungai Efrat, dari sini untuk sementara kita bisa mengasumsikan sebagai arah dari India. 

Menurut beberapa sumber sekitar 1900 SM di India (sekitar lembah Sindhu) terjadi bencana antara lain kekeringan, banjir dll (Indic Ideas in the Graeco-Roman World, by Subhash Kak, taken from IndiaStar online literary magazine; P.14) , hal ini terjadi karena perang antara bangsa Arya dan Asura yang pernah menguasai lembah Sindhus, dimana kota dan bendungan menjadi hancur. Hal ini membuat Ibrahim dan sanak saudaranya bermigrasi ke arah Asia Barat.

“Para sejarawan Arab berpendapat bahwa Brahma dan Abraham, nenek moyang mereka, adalah orang yang sama. Persia umumnya menyebut Abraham sebagai Ibrahim Zeradust. Cyrus menganggap agama orang Yahudi sama seperti dirinya sendiri. Hindu pasti berasal dari Abraham, atau Israel dari Brahma … ” (Anacalypsis;.. Vol I, P 396)

Ram dan Abraham adalah mungkin orang atau marga yang sama. Misalnya, suku kata “Ab” atau “Ap” berarti “ayah” di Kashmir. Orang-orang Yahudi prototipikal bisa disebut Ram “Ab-Ram” atau “Bapa Ram.” Dari sini kita bisa membayangkan bahwa kata “Brahm” berevolusi dari “Ab-Ram” dan bukan sebaliknya. Jadi Brahm (Brahma) kemungkinan dari kata Ab-Ram (Abraham). Kata Kashmir untuk “Kerahiman Ilahi yaitu Raham juga berasal dari Ram. Ab-Raham = “Bapak atas Rahmat Ilahi.” Rakham = “Kerahiman Ilahi” yang dalam bahasa Ibrani Ram juga istilah untuk “pemimpin yang ditempatkan atau gubernur.” Sejarawan India AD Pusalker, yang memiliki esai “Traditional History From the Earliest Times” appeared in The Vedic Age”, mengatakan bahwa Ram masih hidup pada tahun 1950 SM, yaitu waktu sekitar Abraham dimana Indo-Ibrani,dan Arya membuat migrasi besar  sejumlah orang India ke Timur Tengah sejak Banjir Besar. 

“Salah satu tempat suci di Arab yaitu Ka’bah juga didedikasikan oleh Brahma untuk Allah Pencipta Hindu. Itulah sebabnya mengapa nabi buta huruf Islam  (Muhammad) mengklaim itu didedikasikan untuk Abraham. Kata” Abraham “tidak lain dari malpronunciation kata Brahma. Hal ini dapat secara jelas membuktikan jika salah satu kata berakar dari kedua kata. Abraham dikatakan menjadi salah satu nabi tertua dari para nabi Semit. Namanya seharusnya berasal dari makna dua kata Semit ‘Ab’ ‘Ayah’ dan ‘Raam / Raham yang berarti yang ditinggikan. ” Dalam kitab Kejadian, Abraham hanya berarti ‘orang banyak. ” Kata Abraham berasal dari kata Sansekerta Brahma. Akar Brahma adalah ‘Brah’ yang berarti – ‘. Untuk tumbuh atau memperbanyak jumlah’. Selain itu Bhatara Brahma, Allah Pencipta Hindu dikatakan sebagai “Bapa semua manusia dan Ta’ala dari semua Dewa, karena dari DIA semua makhluk dihasilkan demikian juga kita berasal dari ‘Maha Bapa. ” Ini adalah sebuah penunjuk jelas bahwa Abraham tidak lain adalah ayah Brahma surgawi. ” (Vedic Past of Pre-Islamic Arabia; Part VI; p.2.)

Beberapa makna dapat diekstraksi dari kata “Abram,” masing-masing  menunjuk langsung ke posisi ditinggikan-Nya. Ab = “Bapa;” HIR atau H’r = “Kepala; Top, Ta’ala,” Am = “masyarakat.” Oleh karena itu, Abhiram atau Abh’ram bisa berarti “Bapa Ta’ala.” Makna lainnya: Ab – î – Ram = “Bapak lagi Maha Penyayang.” Ab, yang juga berarti “Ular,” dapat menunjukkan bahwa Ab-Ram (Ta’ala Ular) adalah seorang raja Naga. Semua makna yang dapat digali dari kata majemuk “Abraham” mengungkapkan takdir ilahi pengikutnya. Hiram dari Tirus, teman dekat Salomo, adalah “Orang Ta’ala” atau Ahi-Ram (Maha Ular/Naga).

 

Bahkan dalam sebuah gambar yang lain dalam keyakinan Hindhu tampak jelas ketika Parvati menyirami kuil suci dengan Air. Hal ini tampak jelas disebutkan dalam Mazmur, dimana air suci itu oleh kaum Muslim dipahami sebagai Air yang keluar dari padang pasir saat Ismail kehausan dan Hagar berlari-lari mencarinya, yang sekarang dikenal sebagai air Zam-zam.

Apabila melintasi lembah Baka (Bakkah), mereka membuatnya menjadi tempat yang bermata air; bahkan hujan pada awal musim menyelubunginya dengan berkat (Mazmur 84:5-7)


Di India kuno, kultus Aryan disebut “Brahm-Arya.” Arya menyembah dewa ganda. Abraham berpaling dari kemusyrikan. Dengan demikian, ia bisa saja menjadi “A-Brahm” (No longer a Brahman).  Arya menyebut Asura “Ah-Brahm.” Oleh karena itu, kita secara logis dapat mengasumsikan bahwa ayah dari peradaban Indus itu mungkin prototipikal Yahudi.

Yerusalem adalah kota orang Het/Hittite (kasta kepemimpinan keturunan India) pada saat kematian Abraham. Dalam Kejadian 23:04, Abraham meminta Yerusalem Het untuk menjual plot pemakaman. Orang Het menjawab, “… Kejadian 23:6″Dengarlah kepada kami, tuanku. Tuanku ini seorang raja agung di tengah-tengah kami; jadi kuburkanlah isterimu yang mati itu dalam kuburan kami yang terpilih, tidak akan ada seorangpun dari kami yang menolak menyediakan kuburannya bagimu untuk menguburkan isterimu yang mati itu.”

Jika Abraham dihormati sebagai seorang pangeran oleh orang Het, ia juga sangat dihormati dan memerintah keturunan India dan kasta prajurit. Alkitab tidak pernah mengatakan bahwa Ibrahim bukan seorang Het. Dia hanya berkata, “Aku ini orang asing dan orang asing dengan Anda.” (Kejadian 23:04). Sebagai orang Het mengatakan, mereka mengakui Abraham bahkan di atas mereka. Sama seperti orang Het itu bukan etnis yang unik, baik itu orang Amori atau Amarru. Marruta adalah nama kasta India jelata. Kata “Amori” (Marut) adalah nama kasta pertama Vaishyas India: pengrajin, petani, peternak, pedagang, dll

GD Pande menulis dalam Ancient Geography of Ayodhya, “Maruts mewakili Visah. Maruts digambarkan sebagai membentuk pasukan atau massa Rudra, ayah dari Maruts, adalah Penguasa ternak..” Malita J. Shendge negara (P. 177.): “. … Yang Maruts adalah orang” (The Demons Madani;. P. 314) Kita tidak perlu heran menemukan Khatti (Het) dan Maruts (Amori) berfungsi sebagai ayah (pelindung) dan ibu (helpmates atau asisten) dari Yerusalem.

Di India, orang Het juga dikenal sebagai Cedis atau Chedis (diucapkan Hatti atau Khetti). Sejarawan India mengklasifikasikan mereka sebagai salah satu kasta tertua dari Yadavas. “Cedis membentuk salah satu suku paling kuno di antara Ksatriyas (kelas bangsawan terdiri dari orang Het dan Kassites) di masa awal Veda. Pada awal periode Rgveda raja Cedi telah memperoleh kemasyhuran besar . Mereka merupakan salah satu kekuasaan terkemuka di India utara dalam epik besar. ” (Yadavas Through the Ages, P. 90.). Ram atau Rama juga berasal dari klan Yadava. Jika kata Abraham, Brahm, dan Ram adalah satu dan orang yang sama, Abraham pergi ke Yerusalem bersama bangsanya sendiri!

Jemaat Ram  memisahkan diri dalam komunitas mereka sendiri, yang disebut Ayodhya, yang dalam bahasa Sansekerta berarti “tak terkalahkan.” Kata Sansekerta untuk “tempur” adalah Yuddha atau Yudh. Abraham dan kelompoknya milik jemaat Ayodhya (Yehudiya, Yudea) yang masih jauh dari non-Muslim dan Amalek (bangsa Arya?).

Melkisedek adalah seorang raja Yerusalem yang memiliki kekuatan mistik dan magis rahasia. Dia juga guru Abraham. 

Ibrani 7:1,3 Sebab Melkisedek adalah raja Salem dan imam Allah Yang Mahatinggi; ia pergi menyongsong Abraham ketika Abraham kembali dari mengalahkan raja-raja, dan memberkati dia.Ia tidak berbapa, tidak beribu, tidak bersilsilah, harinya tidak berawal dan hidupnya tidak berkesudahan, dan karena ia dijadikan sama dengan Anak Allah, ia tetap menjadi imam sampai selama-lamanya.

Jika dilihat dari ayat Ibrani 7 :1,3..dimana Maliksedek tidak berawal dan berakhir dan tidak berbapa atau beribu, seolah-olah menggambarkan bahwa Malkisedek adalah nama dari Tuhan. Tetapi sebenarnya jati diri Melkisedek masih rancu. Karena dalam penjelasan lain seolah-olah Melkisedek ini manusia atau Tuhan yang dimanusiakan, atau malah manusia yang diTuhankan? (sebuah distorsi dari Malkisedek). 

Melik-Sadaksina adalah seorang pangeran India yang besar, penyihir, dan raksasa spiritual – anak seorang raja Kassite. Di Kashmir dan Sansekerta, Sadak = “seseorang dengan ajaib, kekuatan supranatural.” Sebuah Zadok tertentu (Sadak?) Juga seorang imam supernatural-diberkahi yang diurapi Salomo. Mengapa Kassite (dari kasta kerajaan) Melik-Sadaksina, seorang tokoh mitos India, tiba-tiba muncul di Yerusalem sebagai sahabat dan mentor dari Abraham? Menurut Kumar Akshoy Mazumdar di Sejarah Hindu, Brahm adalah pemimpin spiritual dari bangsa Arya. Sebagai Arya (bukan hasil Yah), dia secara alami percaya pada berhala. Alkitab mengatakan bahwa ia bahkan diproduksi mereka. Setelah melihat bagaimana penyembahan berhala meningkat dan merebak berkontribusi terhadap kejatuhan agama lebih lanjut dari umat-Nya, Brahm mundur dari Aryanism dan memeluk India kuno (Yah) filsafat (Cult of MaterialUniverse) meskipun pun tenggelam dalam kejahatan buatan . Dia memutuskan manusia yang dapat menyelamatkan dirinya hanya dengan berurusan dengan apa yang nyata, bukan dibayangkan.

Terkejut pada barbarisme dan keegoisan  rakyat yang membuta, orang-orang bijak dan orang-orang berpendidikan di antara-proto Ibrani mengisolasi  diri dari massa. Dr Mazumdar menulis, “Pesatnya kejatuhan moral  peramal dan orang bijak hidup terpisah dari massa. Mereka jarang menikah dan sebagian besar diberikan kepada kontemplasi religius. Massa, tanpa cahaya yang tepat dan pemimpin, segera menjadi kejam secara ekstrim. Perkosaan , perzinahan, pencurian, dll, menjadi sangat umum. Sifat manusia berlari liar. Brahma (Abraham) memutuskan untuk reformasi dan meregenerasi orang-orang. Dia membuat pemimpin orang bijak dan peramal untuk menikah dan bergaul dengan orang-orang. Sebagian besar menolak untuk menikah, tapi 30 setuju. ” Brahm menikahi saudara tirinya Saraisvati. Hal  ini dikenal sebagai prajapatis (nenek moyang).

“Utara Afghanistan disebut Uttara Kuru dan merupakan pusat pembelajaran besar. Seorang wanita India pergi ke sana untuk mempelajari dan menerima gelar VAK, yaitu Saraisvati (Sarah). Hal ini diyakini bahwa Brahm, dia guru (dan setengah saudara), sangat terkesan dengan kecantikannya, pendidikan, dan intelek yang kuat, bahwa ia menikahinya. ” (The Hindu History, P. 48, in passim.)

Dari masyarakat suci di Afghanistan Selatan, masyarakat serupa tersebar di seluruh dunia: seluruh India, Nepal, Thailand, Cina, Mesir, Suriah, Italia, Filipina, Turki, Persia, Yunani, Laos, Irak, – bahkan Amerika ! Bukti linguistik kehadiran Brahm di berbagai belahan dunia lebih dari jelas: Persia: Braghman (Kudus); Latin: Bragmani (Kudus); Rusia: Rachmany (Kudus); Rachmanya Ukraina (Imam, Kudus); Ibrani: Ram ( Pemimpin Agung); Sebuah kata suci di kalangan umat Hindu dan merupakan suku kata mistik “OM”

 

“OM”  ini terkait kekal dengan bumi, langit, dan surga sebuah rangkap tiga Semesta . Ini juga merupakan nama Brahm. Suku Aztec juga menyembah dan meneriakkan suku kata OM sebagai ganda utama penciptaan semua: OMeticuhlti (Male Prinsip) dan OMelcihuatl (Female Prinsip). Kasta imam Maya disebut Balam (B’lahm diucapkan). Memiliki “R” suara ada di Maya, itu akan menjadi Brahm. Suku Inca Peru menyembah matahari sebagai Inti Raymi (Hindu Ram).

yang tak dapat disangkal kata yang berasal dari Rama yang secara harfiah bahasa lada Nama asli-Amerika, terutama bahasa suku-suku yang membentang dari Barat Daya Amerika, ke Meksiko, dan semua jalan ke Amerika Selatan, di luar Peru. Indian Tarahumara dari Chihuahua adalah contoh yang ideal. nama asli mereka adalah Ra-Ram-Uri. Seperti di India dan Sumeria , Ra-Ram-Uri “Uri” = “People.” Karena Spanyol “R” adalah getar, ini “Uri” juga bisa Udi atau Yuddhi, nama Sansekerta untuk “Warrior;. Penakluk” Banyak suku Meksiko menyebutkan bahwa ras asing Yuri sekali menyerang bagian mereka dari dunia. Dewa matahari Ra-Ram-Uri adalah Ono-Rúame. Di Kashmir, Ana = “anak favorit;” dewi bulan Ra-Ram-Uri, permaisuri Ono-Rúame, adalah Hawa-Ruame. Kashmir Hava (Hawa) = “Eve, atau Prinsip Perempuan.”

Seorang gubernur Ra-Ram-Uri disebut Si-Riame. Dalam bahasa Sansekerta / Kashmir, Su-Rama = “Rama Besar.” Menurut legenda Meksiko kuno, Yoris memiliki sebuah suku yang disebut Surem (Su-Ram?) Sebelum penaklukan, Meksiko tengah & barat daya Amerika, sejauh Timur Colorado, yang dikenal sebagai Sure’. Sure’ = “Sun” di Kashmir. Panduan Tarahumara menyembuhkan dokter atau rohani adalah Owi-Ruame. Dalam bahasa Sansekerta, Oph = “Hope.” setan mereka disebut Repa-Bet-Eame. Kashmir: Riphas (Penampilan) buth (Roh ganas) Yama (Malaikat Maut). Banyak lain yang mengherankan bahwa Kashmiri/ Sanskerta surat menyuratnya muncul dalam bahasa Ra-Ram-Uri. hubungan mereka ke Fenisia kuno, Sumeria, dan India Utara di luar pertanyaan.

Kebanyakan orang berpikir tentang Fenisia sebagai suku pelaut-pedagang yang daerah huniannya apa yang sekarang dinamakan Libanon. Namun, Pancika atau Pani sebagai Hindu menyebut mereka, atau Puni, oleh Roma (nama juga berasal dari Rama), adalah, seperti gipsi, tersebar di seluruh dunia.

Spanyol disebut tanah Chiahuahua Ra-Ram-Uri, diucapkan seperti Shivava oleh penduduk asli sendiri. Dalam bahasa Sansekerta, Shivava = “Candi Siwa.” Menurut ulama agama Hindu, Ram dan Tuhan Siwa adalah sama. Shiva dan Yah (yang sama kita baca di Alkitab) nama juga menonjol dalam praktik-praktik keagamaan asli-Amerika dan dapat ditemukan bertuliskan sebagai petroglyphs di seluruh barat daya Amerika. ( India Once Ruled the Americas?)

Ayodhya juga nama lain untuk Dar-es-Salam di Afrika Tanzania dan Yerusalem (Yudea). Memang benar bahwa Jerusalemites dikenal sebagai Yehudiya atau Yudea (Laskar Yah), fakta yang membuat orang Yahudi berasal dari India tak terbantahkan.

Tidak ada bagian dari dunia kuno, termasuk China, yang tidak dipengaruhi oleh pandangan agama Ram. Sebagai contoh, Kristen dan Yahudi telah dicuci otak untuk percaya bahwa ajaran-ajaran Muhammad disalin dari sumber-sumber Yahudi. Yang benar adalah bahwa dalam waktu Muhamad, teologi Ram atau Abraham adalah batu dasar dari semua sekte agama. Semua yang Muhammad lakukan adalah untuk membersihkan mereka dari penyembahan berhala.

“… Kuil Mekah didirikan oleh sebuah koloni Brahmana dari India. Itu adalah tempat yang suci sebelum masa Muhammad, dan mereka diizinkan untuk berziarah ke sana selama beberapa abad setelah zamannya. Selebriti besar sebagai material tempat suci jauh sebelum masa nabi tidak bisa diragukan. ” (Anacalypsis, Vol I,. P. 421.)

“… Kota Mekah dikatakan oleh para Brahmana, pada otoritas buku-buku lama mereka, telah dibangun oleh sebuah koloni dari India, dan penduduknya dari era awal sudah memiliki tradisi yang dibangun oleh Ismael, Agar anak kota ini,. dalam bahasa Indus, akan disebut Ishmaelistan. ” (Ibid, P. 424.)

Sebelum Muhammad, Hindu dari bangsa Arab disebut Tsaba. Tsaba atau Saba adalah sebuah kata Sansekerta, yang berarti “Majelis para Dewa”. Tsaba juga disebut Isya-ayalam (Candi Siwa). Istilah kaum atau Moshe-ayalam (Candi Siwa) hanyalah nama lain dari Sabaism. Kata ini telah menyusut ke Islam. Muhammad sendiri, menjadi anggota keluarga Quaryaish, berada di Tsabaist pertama. KaumTsaba tidak menganggap Abraham sebagai tuhan yang sebenarnya, tetapi sebagai avatar atau guru ilahi disebut Avather Brahmo (Hakim dari bawah dunia).

Kaum Saba atau Sabæ adalah masyarakat kuno yang berbicara bahasa  “Arab Selatan lama” yang bemukim di tempat yang sekarang disebut Yaman, di barat daya Semenanjung Arab dari 2000 SM hingga abad ke-8 SM. Sebagian kaum Saba juga tinggal di D’mt, yang terletak di utara Ethiopia dan Eritrea, karena hegemoni mereka mereka melampaui Laut Merah.

Dalam Al-Quran Kaum Saba’ disebut sebagai kaum yang akhirnya ingkar terhadap Allah, sehingga Allah menghukumnya. 

“Sesungguhnya bagi kaum Saba’ ada tanda (kekuasaan Allah) di tempat kediaman mereka, yaitu dua buah kebun di sebelah kanan dan kiri, (kepada mereka dikatakan): “Makanlah olehmu dari rezeki yang (dianugerahkan) Tuhanmu dan bersyukurlah kamu kepada-Nya. (Negerimu) adalah negeri yang baik dan (Tuhanmu) adalah Tuhan Yang Maha Pengampun”. Tetapi mereka berpaling, maka Kami datangkan kepada mereka banjir yang besar dan Kami ganti kedua kebun-kebun mereka dengan dua kebun yang ditumbuhi (pohon-pohon) yang berbuah pahit, pohon Atsl dan sedikit dari pohon Sidr. Demikianlah Kami memberi balasan kepada mereka karena ke-kafiran mereka. Dan kami tidak menjatuhkan azab (yang demikian itu), melainkan hanya kepada orang-orang yang sangat kafir.” (QS Saba’, 34: 15-17). !

Pada masa Yesus, bahasa masing-masing, simbolisme agama, dan tradisi orang Arab dan Yahudi hampir identik. Jika kita bisa mengambil mesin waktu ke masa lalu, sebagian besar dari kita tidak akan melihat perbedaan nyata antara orang-orang Arab dan Yahudi. Sejarah memberitahu kita bahwa orang Arab di jaman Kristus menyembah berhala. Begitu juga kelas bawah dan Yahudi pedesaan. Untuk alasan ini, pertengkaran Timur Tengah antara Yahudi dan Muslim dan benci antara Muslim dan Hindu di India adalah konyol. Kaum muslimin memerangi orang-orang Yahudi dan Hindu, atau sebaliknya, atas apa-apa. Semua tiga kelompok muncul dari sumber yang sama.

Kashmiri-Sansekerta setara Hebron (Khev’run dalam bahasa Ibrani) mencuatkan asal daerah India yang diduduki pada masa Yerusalem awal: Khab’ru (kuburan, makam). (See Grierson’s Dictionary.; p. 382.) Bahkan dalam bahasa Ibrani, Kever = “Tomb.”

ahli bahasa India dan orientalis Maliti J. Shendge ‘s Bahasa Harappans menyatu bersama-sama, sekali dan untuk semua,  peradaban Asia Barat dan  Lembah Indus. Tidak hanya dia membuktikan bahwa Harappa sbelumnya Akkadia dan Sumeria, dia juga membuktikan bahwa pertama “Abraham” itu tak lain dari Adam sebelum Hawa diciptakan dari salah satu tulang rusuknya.

“… Dapat dikatakan bahwa wilayah dari Tigris-Efrat ke Indus dan dari timur dihuni oleh Semit berbicara Akkadia yang kemudian menyebut diri mereka sebagai Asshuraiu. Nama India mereka sebagaimana diketahui dari Rgveda adalah ‘Asura’ yang tidak jauh dihapus Bahwa daerah ini harus dihuni oleh marga yang berbeda dari etos yang sama tidak sangat mengejutkan.. Bagaimanapun akan salah untuk berpikir bahwa itu adalah kelompok ras yang homogen. Sebagai bukti linguistik kami menunjukkan itu adalah populasi campuran dari kelompok Akkadians dan Sumeria. Etnis lain mungkin juga telah hadir, yang jejak bisa dilihat dalam pekerjaan di masa depan. ini komposisi campuran populasi tidak konsisten dengan keadaan pengetahuan, sebagai kehadiran unsur-unsur etnis di lembah Indus hanya memastikan dan memperluas pola demografi identik, yang mungkin eksis dari zaman prasejarah dan awal peradaban.

“Jika Akkadians dan klan Asia Barat adalah sama, seharusnya ada yang dominan yang sama dari pasangan ini yg mula-mula dalam mitologi Veda. Namun, lebih dari satu referensi samar, tidak ada referensi untuk mereka ini, membingungkan.. Hal ini tampaknya tidak mungkin bahwa marga ini tanpa orang tua yg mula-mula, meskipun mereka menduga Tuhan mereka adalah Asura. Dominasi Brahman di RV sebagai ayah yg adalah mula-mula juga ada yang tidak memadai karena ia adalah prinsip laki-laki saja. Penelitian dekat terhadap Brahman mengungkapkan keturunannya berasal dari dua kata Abu + Rahmu yang merupakan pasangan yg mula-mula dalam mitologi Semit. Para mitra Akkadia dari Rahmu adalah Lahmu yang kemudian menjadi dewi Laksmi, lahir di laut dan didekati oleh kedua dewa dan setan, Lahmu adalah naga dalam bahasa Akkadia tetapi dalam Ugaratic Rahmu ini merupakan anak gadis Abu. Brahma (rahmu + abu = abrahma = brahma) semua perubahan postulat di sini adalah tercakup dalam korespondensi di atas, atau gadis Abu, maka Ketuhanan Semit tertinggi, telah mengalami banyak transformasi dan memiliki banyak rekan-rekan di jajaran India, antara siapa Laksmi salah satu yang penting yang disembah sebagai dewi semua ciptaan materi. Jadi klan Asura lembah Indus memuja Abu-Rahmu sebagai pasangan yg mula-mula.. “(pp.269 – 270.)

Penelitian Ms Shendge benar-benar memperkuat keyakinan bahwa sisa-sisa Abraham dan Sarai (Sarah) di Hebron mungkin benar-benar orang-orang dari Brahm dan Saraisvati yang nyata. Abraham jelas seorang imam, bahkan mungkin pendiri, dari kultus Abu-Rahmu (Adam dan Hawa)  yang membawa agama monoteisme ke Asia Barat. Meskipun ia dan Sarai (Sarah) kembali ke asal mereka di India sebagai paham yang didewakan dalam berbagai bentuk, mereka tetap sebagai manusia dalam Yudaisme.

Umat Hindu kuno suka akan pemujaan pahlawan. Itulah mengapa kisah para nabi jaman dulu dikultuskan sebegitu rupa melebihi aslinya menjadi kisah mitos. Dan yang paling parah saking berlebihannya dalam mengkutuskan para pahlawan (nabi) mereka menganggap para nabi (pahlawan) sebagai bagian Tuhan. Misalnya Nabi Ibrahim yang dimanifestasikan menjadi Dewa Brahma, Nabi Adam dimanifestasikan menjadi Dewa Sywa, dan Manu (Nabi Nuh) kemungkinan menjadi Wishnu. Bahkan ada sebuah opini bahwa makam dari Nabi Shees dan Ayub ada di Ayodya di sebuah propinsi Utar Pradesh India.

Dalam cerita kuno Hindhu ada hubungan bahwa Ibrahim merupakan wangsa dari Ayodhya (Yudea). Dan bawa Ibrahim merupakan Pangeran dari kasta prajurit India . Dari sini kita bisa mengambil kesimpulan sementara bahwa jalur migrasi Nabi Ibrahim adalah dari kota “Ur” di Babilonia ke arah India. Setelah hidup di India beberapa lamanya Ibrahim harus bermigrasi ke Arah Barat yaitu Arabia sampai Israel sekarang. Migrasi dari India karena bencana akibat perang dan banjir besar.

Dan jika ternyata di dalam Veda banyak ditemukan informasi akan datangnya nabi Muhammad, maka hal itu tidak aneh karena hal itu dikabarkan oleh Nabi Ibrahim sebagai Imam dari semua bangsa.

Daerah sekitar India dan Persia sebelum atau sesudah jaman nabi Ibrahim merupakan daerah dengan banyak kepercayaan. Dimana penduduk disekitarnya disebut sebagai Hindhu. Jadi Hindhu bukanlah nama agama tetapi nama Geografis. Jadi semua ajaran (kepercayaan) dan Manuskrip tua di daerah itu disatukan dengan nama Hindhu..

Hindhu dan Veda adalah beda. Para Sarjana Hindhu lebih suka disebut Sanatana Dharma atau Vedic Dharma. Ini kemungkinan karena mereka memakai Veda sebagai pegangan utama. Sedangkan Nama Hindhu lebih universal, bisa mengacu di luar ajaran Veda. Karena di dalam Veda tak menyebut soal Hindhu.

Orang Arya (Persia) menyebut wilayahnya sebagai “Saptha Sindhu” atau wilayah dengan 7 sungai di barat daya india dengan salah satu sungainya yaitu sungai Indus. Itu mengapa dalam Kitab Suci Persia Kuno (Zoroaster) terdapat kata Hapta-Hendu yang termuat dalam Zend Avesta (Vendidad: Fargard 1.18) . Jadi Hindu merujuk pada Masyarakat yang hidup di sekitar sungai sindhu.  Tetapi secara pasti Nama Hindhu mulai terkenal tak lebih dari 500 tahun yang lalu. 

0 Sebutan Maryam Saudara Perempuan Harun

Di dalam AL-Quran disebutkan mengenai Maryam saudara perempuan harun. Ayat yang menyebut hal ini adalah QS 19: 28. 

[19:28] Hai saudara perempuan Harun, ayahmu sekali-kali bukanlah seorang yang jahat dan ibumu sekali-kali bukanlah seorang pezina", 

Sering sekali Kaum Kristen sering keliru menafsirkannya. Mereka menganggap ini sebagai suatu kesalahan. Karena Maryam itu mereka kira Maryam ibu Yesus (Isa).Menurut mereka Maryam yang merupakan ibu Yesus (Isa) tidak hidup semasa nabi Musa dan saudaranya Nabi Harun (Aaron).

Sekarang coba kita baca apa yang dikatakan Yohanes :

Mat. 3:7 Tetapi waktu ia melihat banyak orang Farisi dan orang Saduki datang untuk dibaptis, berkatalah ia kepada mereka: “Hai kamu keturunan ular beludak. Siapakah yang mengatakan kepada kamu, bahwa kamu dapat melarikan diri dari murka yang akan datang? 

Tentu Yohanes memanggil mereka hanya sebagai kiasan, bukan sebagai ular yang sesungguhnya. Demikian pula denga  panggilan kepada Maryam sebagai saudara perempuan harun. Tetapi mengapa dihubungkan dengan Harun?.

Untuk mengetahuinya, maka kita harus memahami Ayat Al-Quran diatas sebagai ayat yang terjadi saat Maryam dan Yesus (Isa) masih ada di dunia, bukan dari sudut pandang nabi Muhammad atau Bahasa Arab.

Penyebutan kepada Harun merupakan bentuk kedekatan dalam silsilah keluarga atau keturunan seperti halnya Yesus (Isa) dipanggil sebagai anak Daud .

Matius 21:9 Dan orang banyak yang berjalan di depan Yesus dan yang mengikuti-Nya dari belakang berseru, katanya: "Hosana bagi Anak Daud, diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan, hosana di tempat yang mahatinggi!"

Dalam beberapa situs Genealogy disebutkan bahwa Maryam merupakan keturunan dari Harun (mempunyai darah yang sama). Di Alkitab sendiri disebutkan sebagai berikut :

Lukas 1:5 Pada zaman Herodes, raja Yudea, adalah seorang imam yang bernama Zakharia dari rombongan Abia. Isterinya juga berasal dari keturunan Harun, namanya Elisabet.

Hubungan Elisabet dan Maryam ibu Yesus :


Lukas1:34 Kata Maria kepada malaikat itu: "Bagaimana hal itu mungkin terjadi, karena aku belum bersuami?"

Lukas 1:35 Jawab malaikat itu kepadanya: "Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak (Yesus/Isa) yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah.**

Lukas 1:36 Dan sesungguhnya, Elisabet, sanakmu (sanak Maria) itu, iapun sedang mengandung seorang anak laki-laki pada hari tuanya dan inilah bulan yang keenam bagi dia, yang disebut mandul itu.

**Anak Allah bukan anak Biologis, baca penjelasannya pada artikel DISINI (KLIK)

0 Kebangkitan Lazarus Hoax atau Nyata?


Apakah hari kebangkitan menurut Kristen?. Di salah satu ayat Injil Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru disebutkan sebagai berikut :

Daniel 12:13 Tetapi engkau, pergilah sampai tiba akhir zaman, dan engkau akan beristirahat, dan akan bangkit untuk mendapat bagianmu pada kesudahan zaman."

1 Tesalonika 4:16Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit;

Jadi menurut ayat diatas kebangkitan adalah hari pada akhir jaman. Nah tentu kita tahu bahwa di jaman ketika Yesus hidup (bukan akhir jaman) ada sesosok pemuda bernama Lazarus, yang diceritakan hidup setelah mati.

Yoh. 11:14Karena itu Yesus berkata dengan terus terang: "Lazarus sudah mati;
Yoh. 11:17Maka ketika Yesus tiba, didapati-Nya Lazarus telah empat hari berbaring di dalam kubur.
Yoh. 11:43Dan sesudah berkata demikian, berserulah Ia dengan suara keras: "Lazarus, marilah ke luar!"
11:23Kata Yesus kepada Marta: "Saudaramu akan bangkit."

Benarkah Lazarus benar-benar sudah mati?. Mengapa setelah bangkit dari kematian selama 4 hari  Lazarus tidak menceritakan sedikitpun tentang apa yang dialaminya selama 4 hari?. Tentang apa yang terjadi selama dia mati?. Seandainya kisah Lazarus adalah hal yang menakjubkan, seharusnya kisahnya banyak diberitakan, apalagi jika dia bercerita selama di alam kematian!.

Jika Kebangkitan Lazarus merupakan suatu Mukjizat maka mari kita lihat apa yang diucapkan Yesus dan kepada siapa Yesus berucap :

11:41Maka mereka mengangkat batu itu. Lalu Yesus menengadah ke atas dan berkata: "Bapa, Aku mengucap syukur kepada-Mu, karena Engkau telah mendengarkan Aku.

11:42Aku tahu, bahwa Engkau selalu mendengarkan Aku, tetapi oleh karena orang banyak yang berdiri di sini mengelilingi Aku, Aku mengatakannya, supaya mereka percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku."

perhatikanlah  kalimat : "ENGKAULAH YANG MENGUTUS AKU. 

SIAPA YANG MENGUTUS YESUS======> ALLAH

ALLAH bukanlah YESUS ====> BACA DISINI (KLIK)

0 Jati Diri Melkisedek. Melkisedek Adalah Nabi Khidir?


Nama Melkisedek sangat umum bagi kalangan Kristen, yang banyak terdapat di beberapa ayat perjanjian lama. Namun sampai saat ini masih belum jelas siapa Malkisedek itu. Ada beberapa sumber Kristen yang menganggap Malkisedek sebagai "Shem" yaitu anak keturunan Nabi Nuh (Noah). Melisedek hidup dalam rentang waktu yang berbeda, dan selalu hadir dalam beberapa kesempatan, baik di jaman Ibrahim, Musa bahkan Yesus. Ayat-ayatnya antara lain :


Ibr. 7:1Sebab Melkisedek adalah raja Salem dan imam Allah Yang Mahatinggi; ia pergi menyongsong Abraham ketika Abraham kembali dari mengalahkan raja-raja, dan memberkati dia.

7:3 Ia (Melkisedek) tidak berbapa, tidak beribu, tidak bersilsilah, harinya tidak berawal dan hidupnya tidak berkesudahan, dan karena ia dijadikan sama dengan Anak Allah, ia tetap menjadi imam sampai selama-lamanya. 

Ibr. 6:20di mana Yesus telah masuk sebagai Perintis bagi kita, ketika Ia, menurut peraturan Melkisedek, menjadi Imam Besar sampai selama-lamanya.

Ibr. 7:11Karena itu, andaikata oleh imamat Lewi telah tercapai kesempurnaan--sebab karena imamat itu umat Israel telah menerima Taurat--apakah sebabnya masih perlu seorang lain ditetapkan menjadi imam besar menurut peraturan Melkisedek dan yang tentang dia tidak dikatakan menurut peraturan Harun?


Dalam perspektif Islam, Melkisedek kemungkinan besar adalah "Khidir". Khidir adalah salah satu dari empat nabi dalam tradisi Islam yang abadi. Tiga lainnya adalah Idris(Enoch), Ilyas (Elias), dan 'Isa (Yesus). Ada yang menghubungkan Khidir sebagai Elia, St George atau Yitro. Ada juga yang menganggap Khidir sebagai Yeremia.

Khidir  dalam AlQuran terdapat di Surah Al-Kahfi 18 : 65-82, dimana disana nabi Musa banyak belajar dari Khidir. Sebagian umat Islam mengaitkan Khidir sebagai nabi, yang lainnya menganggap Khidir hanya sebagai seorang malaikat yang berfungsi sebagai panduan bagi mereka yang sedang mencari Tuhan. Dan ada lagi yang menganggap Khidir sebagai walisempurna yang berarti seseorang yang telah diambil Tuhan sebagai teman. Di surah Al-Quran diatas bisa kita pahami bahwa keilmuan Khidir melampaui batas dan waktu.

Dalam Sufisme Khidir dikaitkan dengan air kehidupan. Karena ia minum air keabadian ia digambarkan sebagai orang yang telah menemukan sumber kehidupan, "Pemuda yang Abadi." Dia adalah panduan misterius dan suci abadi dalam kesalehan Islam yang populer.

Dalam tradisi Sufi, Khidir telah datang untuk dikenal sebagai salah satu afrād, mereka "yang menerima pencahayaan langsung dari Allah tanpa mediasi manusia." Dia adalah inisiator tersembunyi mereka yang berjalan di jalan mistis.Kadang-kadang para mistikus akan bertemu dia di perjalanan mereka, ia akan menginspirasi mereka, menjawab pertanyaan mereka, menyelamatkan mereka dari bahaya.
  
Khidir telah memperoleh reputasi besar dan popularitas dalam tradisi Sufi karena perannya sebagai inisiator. Melalui cara ini datang beberapa tarekat sufi yang mengklaim inisiasi (mendapat pencerahan) melalui Khidir dan menganggap dia tuannya. Khidr dengan demikian menjadi simbol "jalan ketiga" kepada pengetahuan tentang Allah, murni dan supranatural terus-menerus, memberikan akses ke misteri ilahi (ghaib) itu sendiri. 

Kesimpulan : Khidir sebagai sesosok misterius yang menjadi jembatan atau jalan untuk memahami hakekat keilmuan Allah yang membantu para pencari Tuhan menemukan jalan menuju Allah. Khidir semacam wahyu dalam bentuk lain.

sumber : disini

0 Bangsa Israel Bukan Keturunan Abraham (Nabi Ibrahim)?


Dimulai dari ayat Alkitab Injil 1 Tawarikh 1, dimana kita bisa membaca asal mula keturunan manusia dari Adam. Berdasarkan ayat diatas Bangsa Israel dibagi kedalam 4 sebutan, yaitu : SEMIT, IBRANI,ISRAEL DAN YAHUDI.

Sebutan SEMIT berasal dari anak NUH yaitu SEM.
Sebutan IBRANI berasal dari EBER, yaitu ABRAHAM (IBRAHIM)
Sebutan ISRAEL berasal dari ISHAK putra YAKUB
Sebutan YAHUDI berasal dari YEHUDA

Menurut Kitab Kejadian 32:28 dari ISRAEL melahirkan keturunan yaitu : Reuben, Simeon, Levi, Judah, Dan, Naphtali, Gad, Asher, Issachar, Zebulun, Joseph dan Benyamin.

Bangsa Israel bersatu sebagai sebuah kerajaan tunggal melalui pemerintahan Daud dan Salomo(Sulaiman), namun setelah kematian Salomo mereka terpecah menjadi dua kerajaan yang  benar-benar terpisah dan independen - kerajaan selatan "Yehuda," yang terdiri dari suku Yehuda dan Benyamin (1 Raja-raja 12 : 21) dengan ibukota Yerusalem , dan kerajaan utara "Israel," yang terdiri dari sepuluh suku lain, dengan Ibukota di di Samaria . Israel dan Yehuda tidak pernah bersatu lagi. Anehnya, mereka bahkan berperang  satu sama lain dari waktu ke waktu. Sebuah fakta yang sangat penting dan banyak orang tidak menyadari adalah bahwa orang-orang Israel saat ini, hanya salah satu dari 12 suku Israel - sementara semua Yahudi adalah Israel, tidak semua orang Israel adalah Yahudi.

Tuhan telah menghukum 12 suku Israel karena melakukan kejahatan terhadap Tuhan (Baca Disini), dimana kerajaan utara Israel secara bertahap ditaklukkan oleh bangsa Asyur, dan sekitar 721 SM mereka hampir semuanya telah dibawa ke pengasingan ke Asyur (2 Raja-raja 17:1-23). Sebagian besar dari mereka tidak pernah kembali, dan dikenal sebagai "Sepuluh Suku Israel Yang Hilang".

Kemudian, sekitar 135 tahun kemudian, tahun 586 SM, kerajaan selatan "Yehuda" ditaklukkan oleh Babel, dan orang-orang Yahudi dibawa ke pembuangan ke Babel. Bait Allah yang asli di Yerusalem dihancurkan pada waktu itu. Setelah Babel jatuh ke Persia orang-orang yahudi kembali ke Israel dan keturunan mereka telah menjadi orang-orang Yahudi saat ini tetapi mereka membawa praktik-praktik kegamaan yang berbeda dengan nenek moyang mereka.

Sementara sumber lain mengatakan bahwa Bangsa Israel sekarang sebenarnya keturunan Khazar di selatan Rusia (Eropa Timur).

Seorang sarjana Israel, Profesor Ze'ev Herzog dari  Universitas  TelAviv, Mengejutkan Bangsa Yahudi pada tahun 1999 ketika ia mengklaim bukti bahwa cerita-cerita Perjanjian Lama salah.

Menurut Herzog Bangsa Israel tidak pernah menjadi tawanan diMesir, Mereka tidak pernah mengembara di padang pasir, mereka tidak pernah menaklukkan tanah, juga tidak menyebarkannya ke 12 suku.Ia mengklaim orang Yahudi tidak mengadopsi monoteisme sampai abad 7 SM, jauh sebelum Musa menerima tablet dari Allah diGunung Sinai.Herzog menyimpulkan bahwakerajaanmonarki terbaik dariDaviddan Salomo bahkan mungkin mitos total atau hanya kerajaan kecil.

Herzog tidak sendirian dalam memproyeksikan teori ini.Donald P. Redford dariUniversitas Toronto Kanada, Dalam bukunya "Mesir, Kanaan danIsraeldi Waktu Kuno, "menyajikan bukti bahwa pengusiran Hyksos dariMesirberubah menjadi kisah-kisah Eksodus Ibrani dalam Perjanjian Lama dan Taurat.Buku Redford memenangkan penghargaan tahun 1993 untuk Buku Ilmiah Terbaik Arkeologi oleh Masyarakat Arkeologi Alkitab.

Sekitar tahun 2006 James D. Tabor (Simon & Schuster), menulis sebuah buku yaitu "Dinasti Yesus (The Jesus Dinasty). James Tabor dalam buku Jesus Dynasty menggambarkan kekristenan awal yang berbeda dengan kekristenan Injil dan menggambarkan adanya gerakan spiritual, sosial dan politik pembebasan Yahudi yang dipimpin oleh satu dinasti yaitu Dinasti Yesus. Sehingga timbul sebuah pertanyaan, jika Yesus memiliki dinastinya sendiri, tentu itu dinasti dari jaman Daud yang secara turun temurun diturunkan. Seperti yang kita tahu bahwa Ibrahim telah berdo'a kepada Tuhan agar anak keturunannya dijadikan umat yang Unggul (bangsa pilihan) pada jamannya (Injil Kejadian 17). Dan ini kemungkinan telah terealisasi dengan adanya garis dinasti ini. 

Seperti diketahui bahwa catatan yang paling mendekati dengan kisah kehidupan Yesus berasal dari Dead Scrolls Sea (Gulungan Laut Mati), dan Gulungan ini ternyata berbahasa Aram (Aramaic).  Dead Scrolls Sea juga ternyata dikaitkan dengan Essene. Seperti telah ditulis di beberapa artikel, bahwa Yesus sebenarnya bagian dari kaum Essene yang memiliki perbedaan dengan bangsa Yahudi lainnya, (Baca Disini).

Bahasa Aram atau Paleo-Ibrani (Paleo Hebrew) berasal dari Babilonia-Mesopotamia, dimana Nabi Ibrahim berasal (Baca Disini). Nah seperti kita ketahui bahwa Bahasa Aram yang asli hampir tidak berkembang atau digunakan di jaman sekarang ini. Ini kemungkinan membuktikan bahwa bahasa ini hanya digunakan secara terbatas pada lingkup dinasti Daud sampai Yesus. Dan jika Prof Herzog mengatakan bahwa Kerajaan Daud-Salomo kemungkinan hanya kerajaan kecil bisa saja benar (mengingat Dinasti Yesus)

Jika pendapat dari Prof. Herzog itu benar, bahwa bangsa yang dibawa oleh Musa itu adalah bangsa Hyksos (bukan Israel), ini bisa menjadi jawaban mengapa Bangsa Israel yang dibawa keluar oleh Musa dari Mesir masih menyembah patung Anak Sapi, padahal saat itu Musa sedang menerima 10 perintah Tuhan di Gunung Sinai. Dan mengapa setelah kembali dari pembuangan Babel mereka juga masih membawa agama Pagan Babel di tengah kehidupan keagamaan mereka (Baca Disini).  Ini tentu bukanlah kualitas dari anak cucu Ibrahim yang telah dijanjikan tuhan, tetapi manusia lain.

THE THIRTEENTH TRIBE karya Arthur Koestler, Random House, pada halaman 17 menulis "Jews are more closely related to Hun, Uigur, and Magyrs than to the seed of Abraham Isaac and Jacob", Bangsa Israel lebih mirip Bangsa Hun, Uigur dan Magyar daripada keturunan Ibrahim, Ishak dan Yakub".

THE Thirteenth Tribe ditulis oleh seorang Yahudi, mendukung klaim bahwa Yahudi modern tidak berhubungan dengan Israel Alkitab, dan tidak memiliki hak etnis ke Palestina. Tak lama setelah Perang Dunia I, Henry Ford, pendiri Ford Motor Company, mengumpulkan staf ahli di Detroit untuk melakukan penelitian tentang orang-orang Yahudi Eropa yang telah memasuki Amerika dalam jumlah besar sejak tahun 1880-an. Oleh Ford disediakan staf dengan beberapa juta dolar untuk penelitian ini, dan pada tahun 1923 ia menerbitkan hasil dalam sebuah karya empat jilid berjudul "YAHUDI INTERNASIONAL." Kesimpulan Henry Ford bahwa sangat sedikit dari orang-orang ini, jika ada, yang menyebut diri mereka "Yahudi" adalah keturunan bangsa Israel Alkitab. Ford lebih lanjut membuktikan bahwa orang-orang Yahudi, di bawah jubah sementara menjadi Rakyat Terpilih dari Alkitab, dengan cepat mengambil kendali ekonomi dan politik Amerika. Buku Ford menyebabkan kehebohan selama beberapa tahun tapi segera menghilang dari perguruan tinggi, universitas, dan perpustakaan umum dan menjadi mudah didapat dengan harga berapapun. Gereja-gereja terus mengajar kepalsuan, bahwa "Orang-orang Yahudi adalah Manusia Pilihan Tuhan, Israel," dan (saat itu) Yahudi yang mendominasi media mulai menyebut Yahudi sebagai 'Israeli', atau sebagai 'Israelis'.  

0 Yahweh Bukan Nama Tuhan Yahudi-Kristen?

Friedrich Delitzsch membawa informasi tiga tablet dari tanah liat, dari dinasti pertama Babel, di mana ia membaca nama Ya-W-ve-ilu, Ya-ve-ilu, dan Ya-u-um-ilu (" Yahweh adalah Tuhan "), dan yang dianggap sebagai bukti konklusif bahwa Yahweh dikenal di Babel sebelum tahun 2000 SM.

Banyak upaya telah dilakukan untuk menelusuri kembali Semitik Barat Yahu ke Babilonia. Jadi menurut Delitzsch, Yahweh sebelumnya berasal dari nama dewa Akkadia, I atau Ia, atau dari akhir nominative Semit, Yau. Assyriologists, Bottero berspekulasi bahwa Semitik Barat Yah / Ia, pada kenyataannya adalah versi Tuhan Babel  Ea (Enki), pandangan yang diberikan oleh dukungan awal menemukan nama ini di Ebla selama masa pemerintahan Ebrum, pada saat kota berada di bawah hegemoni Sargon Mesopotamia dari Akkad.

DI Alkitab Injil Disebutkan sebagai berikut :

Yeremia 23:27yang merancang membuat umat-Ku melupakan nama-Ku dengan mimpi-mimpinya yang mereka ceritakan seorang kepada seorang, sama seperti nenek moyang mereka melupakan nama-Ku oleh karena Baal (Dewa Babel)?

Hak. 3:7 Orang Israel melakukan apa yang jahat di mata TUHAN, mereka melupakan TUHAN, Allah mereka, dan beribadah kepada para Baal dan para Asyera.
 
2 Raja-raja 17:16Mereka telah meninggalkan segala perintah TUHAN, Allah mereka, dan telah membuat dua anak lembu tuangan; juga mereka membuat patung Asyera, sujud menyembah kepada segenap tentara langit dan beribadah kepada Baal.

Prof Ze'ev Herzog dari Tel Aviv University dalam penelitiannya menemukan banyak referensi untuk Tuhan Israel, dimana Tuhan memiliki permaisuri bernama Asyera. Asyera, (yang namanya berarti "dia yang berjalan di laut") menurut tradisi Ugarit, dari tablet tanah liat yang dikenal  mengandung alfabet paling awal, dia adalah permaisuri El, dan ibu dari tujuh puluh dewa. Dia juga dikaitkan dengan Baal. Pada tablet cuniform Ras Shamrah (1.400 SM) kepala Pantheon adalah El, istrinya adalah Asherat (Asyera). Setelah El, dewa terbesar adalah Baal, anak El dan Asyera. Anehnya, permaisuri Baal adalah ibunya, Asyera. Di Lebanon tradisi Baal disamakan dengan Jupiter. Baal merupakan nama lain dari Nimrod dan Asyera tidak lain adalah Semiramis ibunya, kisah mereka bisa anda baca DISINI

Ayat ini seolah menegaskan bahwa Umat Israel telah melupakan nama Tuhan yang sebenarnya yang diajarkan oleh Abraham dan menggantinya dengan nama lain.


Firman Allah kepada Musa: "AKU ADALAH AKU." Lagi firman-Nya: "Beginilah kaukatakan kepada orang Israel itu: AKULAH AKU telah mengutus aku kepadamu."

V'yomer Eloyim el-Mosheh eh'yeh asher eh'yeh v'yomer ko tomar livneh Yisrael eh'yeh sh'lachni alechem.

And God said unto Moses,
EHYEH asher EHYEH: and He said, Thus shalt thou say unto the children of Israel, EHYEH hath sent me unto you"


EHYEH ASHER EHYEH

Saat Musa bertanya kepada Tuhan siapa nama Tuhan, Dia (Tuhan) menjawab EHYEH bukan YAHWEH. Ehyeh adalah nama orang pertama kuno tunggal untuk Tuhan pertama kali diwahyukan kepada Musa di semak yang menyala.Sebelum waktu itu nama ini tidak diketahui atau diungkapkan.

Tiga nama kudus senama dengan mana Tuhan dikenal sebelum ini dan terungkap adalah "Elohim (Allah), Adonai (TUHAN), dan Elshaddai (Tuhan Yang Maha Esa). Wujud Agung disebut Allah, TUHAN Allah, dan Elshaddai atau Tuhan Yang Maha Esa. Pada yang membakar semak itu namanya ehyeh adalah ehyeh! Diterjemahkan artinya "AKU ADALAH AKU" (bukan nama yang sebenarnya). 

"Dan aku menampakkan diri kepada Abraham, kepada Ishak, dan Yakub, dengan nama Tuhan Yang Maha Esa (Elshaddai), tetapi mereka tidak mengenalku sebagi EHYEH" (BJV EXO 6:3).

Berikut adalah salinan aktual sebagian dari Dead Sea Scroll dari Mazmur 119:59-64, ditulis dalam alfabet (Babel) Aram.Teks adalah Talmud-Babel (Aram) dan tidak lebih tua dari mungkin sekitar 30SM-50M. Gulungan ini dibuat oleh sekte Yahudi Babilonia sekitar 100 - 700 setelah Masehi (bukan sebelum Yesus)


PERHATIKAN YANG BERPANAH BIRU. Jika anda perhatikan bukankah secara tulisan berbeda dengan tulisan lainnya. Tulisan itu adalah huruf Paleo Ibrani kuno sebelum penawanan di Babel. Ini menunjukkan adanya pemalsuan disitu. Tidak diketahu pasti apa empat huruf itu, apakah YHWH atau YHVH. Titik lain adalah fakta bahwa tidak ada huruf "W" dalam abjad Ibrani. Surat ini bukan Paleo Ibrani untuk V atau W. Lalu apakah huruf ketiga? 

                                                              


Lihatlah huruf merah ke dibawah dan bandingkan dengan huruf ketiga ke kiri diatas. Mereka TIDAK sama.
 

Jadi huruf apa yang dilewatkan pada huruf ke tiga?. Apakah V atau W?. Sepertinya itu S. jadi huruf diatas kemungkinan IHSH ==> IEHSHU==>IEHSHUS, aturan tatabahasa bahwa I diikuti vokal menjadi J maka menjadi JEHSHUS==>JESUS. Dengan demikian ada yang sengaja mengganti IHSH dengan YHVH atau YHWH.

Dari pemahamanku, kedua-duanya sama-sama memalsu tulisan aslinya. Karena di Mazmur 119:59-64 tertuju ke Tuhan yang sejati (Elohim), bukan Yesus atau Yahweh.

Yesus berteriak : “Eloi, Eloi, lama sabakhtani?” Artinya: Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?” (Mt 27:46; Mk 15:34; Lk 23:46).



sumber : disini

 

Bucu-Bucu Copyright © 2011 - |- Template created by O Pregador - |- Powered by Blogger Templates