0 Melihat Kebiasaan Suami Tetangga

Pada suatu pagi, bertanya si isteri pada si suami:
Isteri : "Abang lihat deh tetangga kita yg baru pindah itu?"
Suami : "Kenapa?"
Isteri : "Tiap pagi sebelum pergi kerja, suami dia akan cium isterinya.
Kalau pulang kerja, dia akan berikan isterinya sekuntum bunga mawar.
Mesra banget mereka. Kenapa abang tidak seperti itu?"
Suami : "Mau mampus apa?... Mana abang kenal sama isterinya?"

Pertengkaran Suami Istri

Sepasang suami istri sedang terlibat dalam sebuah perdebatan sengit, namun keduanya sama-sama tak mau mengakui bahwa dirinyalah yang salah.

"Aku akan bilang kalau aku salah," sahut sang istri mencoba mengakhiri perdebatan, "jika kamu mengakui kalau pendapatku benar."

Suaminya setuju dan ia mempersilakan istrinya mengatakannya terlebih dulu.

"Aku salah," kata istrinya

Dengan mata berbinar suaminya segera menjawab, "Ya, kamu benar!"

0 Gembira Karena Istrinya Baru Melahirkan

Suatu hari Ali minum teh di warung Maman yang biasa dikunjunginya, tiba-tiba Maman bersorak gembira dan terus datang kepadanya.
Ali : "Kenapa Man? kok seneng banget sih?"
Maman : "Saya baru baca surat dari Istri saya di Kampung. Suratnya sampai sore tadi."
Ali : "O ya....Apa katanya? Tentu good news dooonk..."
Maman: "Dalam suratnya dia bilang dia sudah melahirkan. New baby! Ayo... saya lagi senang saat ini. Saya beri kamu free minum hari ini!"
Ali : "Waaah selamat jadi bapak yaaa....! Tentu harus cepet-cepet pulang
kampung donk?"
Maman : "Iya lah... saya sudah tiga tahun ini gak pernah pulang kampung dan ketemu istri saya."
Ali : "?????????????"

Bihun dan Mie Instant

Bihun sangat iri hati dengan Mie Instan. Setiap kali bertemu di supermarket mereka tidak pernah bertegur sapa. bahkan bihun sering mengolok-ngolok Mie instan di depan umum, "Dasar Kribo jelek hiiihh, mentang-mentang kuning dan gemuk aja orang-orang lebih suka sama dia, ngak tau malu".
Suatu hari di supermarket muncul barang baru dengan nama Spaghetti. Saking tidak kuat menahan emosi. Bihun berlari dari rak nya dan memukuli kepala Spaghetti sambil berteriak..."Jangan kira gue enggak ngenalin elu ya !!! meskipun di-BONDING begitu, gw tetep tau elu si kribo jelek itu !!!"

0 Mau Memasukkan Burung di Sela-Sela Kaki

Paijo adalah seorang pedagang burung yang sehari-hari jualan burung di sebuah pasar. Suatu hari, Paijo membawa puluhan burung perkutut yang barusan dibelinya di tempat penangkaran di suatu desa. Karena jumlahnya cukup banyak dan perjalanan cukup jauh, maka burung-burung tersebut tidak dimasukkan ke dalam sangkar tetapi dimasukkan ke dalam beberapa besek (kotak dari anyaman bambu) dan kemudian besek-besek tadi dimasukkan dalam keranjang kecil sehingga orang lain tidak tahu bahwa Paijo sedang membawa burung.

Setelah menunggu beberapa lama, akhirnya mobil Colt Pickup Angkudes (angkutan pedesaan) yang ditunggunya datang juga. Setelah mobil berhenti, kernet menyuruh Paijo naik. Walaupun mobil Colt Pickup sudah penuh penumpang ibu-ibu yang mau ke pasar, tapi Paijo memutuskan untuk naik juga karena mobil berikutnya baru akan lewat sekitar satu jam lagi itupun belum tentu ada tempat kosong.

"Tak apalah, yang penting nyampai", pikirnya.

Akhirnya, Paijo mengangkat keranjangnya hendak dimasukkan ke dalam mobil tapi ibu-ibu sepertinya keberatan karena tempatnya sudah terlalu sempit. Tapi bukan Paijo kalau begitu saja sudah menyerah. Paijo melihat masih ada tempat untuk keranjangnya yaitu di antara kakinya ibu-ibu. Maka dengan sedikit mengiba-iba Paijo minta ijin pada ibu-ibu, begini katanya :

"Ibu-ibu, maaf... tolong buka kakinya bu... supaya saya bisa memasukkan burung saya ke sela-sela kaki ibu..."

0 Janji Joni Pada Pak Guru

Guru : "Bukankah kamu sudah janji tidak akan nakal?"

Joni : "Ya, Pak!"

Guru : "Bukankah saya juga janji akan menghukum kamu kalo kamu nakal sekali lagi?"

Joni : "Ya Pak, tapi karena saya sudah melanggar janji saya, Bapak juga tidak perlu menepati janji Bapak itu."

Tidak Bisa Istirahat Satu Minggu

Suatu hari Robby sedang kurang enak badan, oleh karena itu dia datang ke rumah sakit untuk memeriksakan kesehatannya.

Dokter : "Ada keluhan apa pak?"
Robby : "Saya tidak enak badan dok..."
Dokter : "Coba saya periksa...!"
Setelah beberapa menit memeriksa Robby, Dokter pun berkata kepada Robby..
Dokter : "Oh.. bapak tidak apa-apa, cuma perlu istirahat selama 1 minggu..!"
Robby : "Berapa lama dok?"
Dokter : "Selama 1 minggu pak.."
Robby : "Wah.. saya tidak bisa istirahat selama itu dok!"
Dokter : "Kenapa pak? Masalah kantor? Nanti akan saya buatkan surat keterangan untuk bapak."
Robby : "Bukan itu dok.. masalahnya kontrakan rumah saya habis tinggal dua hari lagi..!"

0 Shampo Sabun dan Pasta Gigi Baba

Seorang salesman sedang mempromosikan produk perusahaannya kepada seorang anak kos. Dia menanyakan pertanyaan tentang produk yang dipakai anak kos itu.

“Sabun mana yang Anda gunakan selama ini?”

Anak kos dengan santai menjawab, “Sabun Baba.”

“Kalau odol, odol mana yang Anda gunakan?”

“Odol Baba,” jawab anak kos.

“Parfum?”

“Parfum Baba.”

“Sampo?”

“Sampo Baba.”

Akhirnya dengan frustrasi si salesman bertanya lagi, “Ok, apakah Baba ini perusahaan lokal atau multinasional karena saya belum pernah dengar? Siapa tahu Anda selama ini memakai produk yang tidak sehat.”

Anak kos itu menjawab, “Bukan perusahaan kok, Mas. Baba itu teman kos saya.”

Teknik Berjalan di Atas Air

Tiga orang filsuf bermaksud untuk bersemedi di tepi sebuah danau.

"Waduh, aku lupa membawa alas duduk," kata filsuf pertama.
Ia lalu pamit, melangkahkan kakinya di atas air danau, dan menyeberanginya menuju ke tempat tinggal mereka di seberang danau.

Ketika ia kembali. Filsuf ke dua berkata, "Aku lupa menjemur bajuku. Aku pergi dulu ya." Ia berjalan di atas air danau dan menyeberanginya dengan mudah.

Filsuf ke tiga berpikir bahwa kedua rekannya itu pasti ingin unjuk kebolehan di hadapannya.
"Ah, aku juga bisa. Lihat saja," katanya. Ia lalu melangkahkan kakinya ke atas air danau dan langsung tenggelam. Filsuf ke tiga ini berenang ke tepi, dan kemudian mencoba lagi untuk berjalan diatas air dan kembali gagal.

Ia terus mencoba sampai akhirnya filsuf ke dua berkata kepada filsuf Pertama, "Sebaiknya kita beritahukan saja letak batu-batunya."

0 Pelaku yang Menandatangani Perjanjian Linggarjati

“Hei, kamu yang berdiri di belakang,” ucap dosen sejarah. “Coba sebutkan para pelaku yang menandatangani Perjanjian Linggarjati!”

“Maaf, saya nggak tahu, Pak.”

“Apa? Nggak tahu? Baiklah, kalau begitu sebutkan saja tahun berapa perjanjian itu ditandatangani?

“Maaf, saya nggak tahu juga, Pak.”

“Nggak tahu sama sekali? Bahan itu kan sudah saya tugaskan untuk dibaca minggu lalu. Lantas untuk apa kamu datang ke sini?”

“Mau memeriksa kabel lampu ini, Pak. Saya petugas PLN.”

Tipe Cowok dari Cara Minum Kopi

1. Cowok Pendiam
Melihat secangkir kopi mengepul panas-panas dia hanya diam saja dan hanya memandang jauh ke dalam cangkir itu… sampai kopinya dingin masih didiemin saja…

2. Cowok Penyabar
Di depan sudah terhidang kopi panas… dia tunggu dengan sabar sampe kopi itu dingin, terus dia minum pelan-pelan, sesekali disruput dalam-dalam… bisa berjam-jam menikmati secangkir kopi itu…

3. Cowok Pencemburu
Gak bisa diem dia liat temennya srupat-sruput kopi aceh sementara dia hanya dapet kopi instan…

4. Cowok Penyayang
Sebelum minum kopi dia pegangin cangkir itu… diusap pelan-pelan bibirnya (bibir cangkir maksudnya, siapa tahu ada bakteri nempel), setelah itu dia berkata… oh my coffee, i miss u, i like u, i need u… slurpssss…

5. Cowok Gak Penyabar
Begitu liat di meja ada secangkir kopi dia embat saja tanpa permisi… (bahkan dia rela minum kopi panas-panas… biar gak keburu ketahuan heheheh)

6. Cowok Pemalu
Gak berani nyruput kopi di muka umum… apalagi di depan calom mertua… biasanya dia bawa secangkir kopi itu ke toilet atau kalo nggak mukanya ditutupin koran pas dia minum…

0 Teladan Profesor Buat Mahasiswanya

Pada suatu hari, di suatu kampus, ketika kuliah sedang berlangsung. Seorang profesor sedang menjelaskan bahan kuliah dan tiba-tiba ia mendengar suara ketukan di pintu.

Mahasiswa: "Permisi, Prof."
Profesor : "Tidak tahu aturan! Kuliah sudah berjalan satu jam baru datang!"
Mahasiswa: "Maaf, Prof. Saya kira hari ini Bapak Profesor terlambat satu jam seperti biasanya."
Profesor : "Ya sudah, masuk!"

Mengapa Alih Profesi dari Salesman Menjadi Polisi

Seorang salesman sepatu yang bosan dengan pekerjaannya ingin beralih profesi menjadi polisi. Waktu berlalu, ia pun lulus dalam ujian, pelatihan, dan syarat-syarat lain di akademi kepolisian.

Beberapa bulan kemudian, temannya bertanya apa ia suka pekerjaan barunya.

"Ya!" jawabnya, "Gajinya lumayan, jam kerjanya juga pantas, tapi yang paling aku sukai adalah karena disini pelangganlah yang selalu salah!"

0 Rahasia Orang Rusia Memiliki Umur Panjang

Orang Rusia terkenal mimiliki umur panjang. Seorang tourist perempuan yang kebetulan berwajah cantik bertanya pada orang Rusia yang pertama kali dijumpainya, "Berapa umur anda?"

"Empat puluh", jawabnya. "Wah, tampaknya anda seperti masih berumur dua puluh lima. Apa rahasianya ?".

"Pagi makan sayur, siang sayur dan malam juga sayur".

Kemudian tourist tadi bertanya sama orang kedua yang dijumpai, "Berapa umur anda?" "Tujuh puluh", jawabnya.

"Anda tampak seperti masih empat puluh, apa rahasianya?".

"Pagi makan buah, siang buah dan malam juga buah".

Terakhir ia berjumpa dengan orang yang tampaknya berumur delapan puluh tahun. Ia berpikir orang ini pasti umurnya lebih dari seratus tahun. Jadi ia langsung bertanya mengenai rahasianya. "Apa rahasianya anda bisa tampak seperti ini ?"

"Pagi wanita, siang wanita dan malam wanita", jawabnya.

"Jadi berapa umur anda sekarang?".

Merasa mendapat pertanyaan wanita cantik, kakek tandi menjawab sambil mengedipkan mata, "Saya masih Tujuh Belas tahun".

Dari Mana Datangnya Sesuatu

"Ma, dari mana sih datangnya seorang bayi,?" tanya Si kecil Yuli pada ibunya. "Burung bangau yang bawa, Nak," jawab ibunya sekenanya.

"Ma, siapa yang menjaga rumah kita dari perampok?," tanya Yuli lagi.
"Polisi, sayang," lag-lagi sang ibu menjawab sekenanya.

"Trus kalau rumah kita kebakaran siapa yang bakal nyelamatin kita?," tanya Yuli lagi.
"Pemadam kebakaran, donk!," jawab ibunya sambil tersenyum.

"Ma, nanya lagi ya .... Dari mana sih kita dapat makan?," tanya si kecil sambil kecut seperti mengharap sebuah jawaban tertentu.
"Pak tani," jawab ibu.

"Mama ...," gumam Yuli penuh keraguan. "Ya, sayang?"
"Kalau gitu ... Papa buat apa, Ma?"
 

Bucu-Bucu Copyright © 2011 - |- Template created by O Pregador - |- Powered by Blogger Templates